Netanyahu 'Ngeyel', Tetap Lanjut Balas Serang Iran Meski Dibujuk Trump

CNN Indonesia
Senin, 08 Jun 2026 10:09 WIB
Netanyahu tetap lanjut luncurkan serangan balasan ke Iran meski sudah dibujuk Trump. Foto: AFP/MARC ISRAEL SELLEM
Jakarta, CNN Indonesia --

Israel telah meluncurkan serangan balasan ke Iran pada Senin (8/6), meski telah dibujuk oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menunda serangan balasan tersebut.

Sebelumnya Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu disebut telah menyetujui permintaan Trump untuk menunda serangan, demi mengejar kesepakatan damai Israel-Iran.

Menurut situs berita Axios, Trump lewat percakapan telepon mendesak Netanyahu untuk menunda serangan ke Iran. Trump meyakini AS hampir mencapai kesepakatan damai tersebut.

Netanyahu mulanya disebut mencoba untuk menolak dan meminta Trump agar mengizinkan Israel menyerang Iran, namun akhirnya "secara semu" menyetujui permintaan Trump.

Meski demikian Netanyahu tampaknya "ingkar janji" dan tetap meluncurkan serangan balasan ke Iran pagi tadi.

Militer Israel mengatakan telah meluncurkan serangan balasan ke "target militer" di Iran. Menurut laporan media pemerintah Iran, ledakan terdengar di tiga kota yakni Teheran, Isfahan, dan Tabriz.

Belum ada laporan lebih lanjut mengenai korban maupun kerusakan pascaserangan ini.

Serangan terbaru Israel diluncurkan setelah Iran sebelumnya menghujani Israel dengan serangkaian rudal pada Minggu (7/6).

Iran mengeklaim serangan itu sebagai "peringatan" karena ulah Israel yang menyerang perbatasan Lebanon akhir pekan lalu.

Iran melancarkan serangan rudal ke wilayah Israel, menandai serangan langsung pertama sejak gencatan senjata yang rapuh diberlakukan pada April lalu. Aksi tersebut memicu kekhawatiran bahwa konflik berskala besar di Timur Tengah dapat kembali pecah.

(dna)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK