Iran-Israel Saling Serang Lagi hingga Xi Jinping Temui Kim Jong Un
Iran meluncurkan serangan rudal ke Israel pada Minggu (7/6), yang kemudian dibalas oleh Israel pada Senin (8/6).
Ini merupakan serangan langsung pertama yang terjadi antara kedua negara, sejak gencatan senjata disepakati pada April lalu demi negosiasi damai.
Sementara itu Presiden China Xi Jinping melakukan kunjungan ke Korea Utara, untuk bertemu Pemimpin Tertinggi Kim Jong Un.
Berikut ulasannya dalam Kilas Internasional hari ini, Selasa (9/6).
Alasan Utama Iran Marah hingga Hujani Israel dengan Rudal
Iran meluncurkan rudal ke wilayah Israel pada Minggu (7/6) malam waktu setempat. Serangan ini jadi yang pertama sejak gencatan senjata disepakati kedua negara pada April.
Dalam rilis resmi, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengungkapkan alasan militer menyerang Israel. IRGC menyatakan gempuran itu sebagai tanggapan terhadap penderitaan warga Lebanon.
IRGC menyatakan akan mengambil langkah tegas jika pasukan Zionis mengabaikan peringatan mereka dan terus menggempur Lebanon.
Serangan Iran ke Israel terjadi di tengah gempuran masif pasukan Zionis ke Lebanon dalam beberapa waktu terakhir. Serangan tersebut juga terjadi di tengah gencatan senjata yang sudah disepakati Iran dan Amerika Serikat terkait perang 28 Februari.
19 Orang Tewas Imbas Gempa M 7,8 Guncang Filipina
Sebanyak 19 orang tewas imbas gempa dengan magnitudo 7,8 mengguncang Filipina pada Senin (8/6).
Dewan Nasional Pengurangan Risiko dan Manajemen Bencana (NDRMMC) melaporkan jumlah kematian tersebut dan 134 mengalami luka-luka.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Indonesia mencatat belum ada warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak imbas gempa tersebut.
"Sejauh ini, belum terdapat informasi adanya WNI/PMI terdampak dalam gempa tersebut. Diimbau kepada seluruh WNI/PMI memantau terus perkembangan situasi lebih lanjut," kata juru bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl, kepada CNNIndonesia.com, Senin.
Disambut Hangat Kim Jong Un, Ini Kata-kata Xi Jinping
Presiden China Xi Jinping disambut hangat pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Alun-alun Kim Il Sung, Pyongyang, Senin (8/6) waktu setempat.
Dalam kesempatan itu, Xi Jinping menegaskan akan berupaya keras untuk bekerja sama membawa China menjalin hubungan "ke tingkat yang lebih tinggi" dengan Korut.
"Saya sangat bersedia bekerja dengan kamerad Sekretaris Jenderal (Kim Jong Un) untuk menjaga komunikasi erat yang strategis, terus menerus menjaga komunikasi China-Korea Utara ke tingkatan yang lebih tinggi," tutur Xi Jinping kepada Kim Jong Un, dikutip dari AFP.
"Kedua pihak harus memperkuat pertukaran dalam diplomasi, penegakan hukum, dan militer," tambah Xi.
(dna)