Turki Bikin Sewot Israel karena Bercita-cita Bebaskan Yerusalem
Israel langsung berang kepada Turki karena bercita-cita membebaskan Yerusalem dari pendudukan rezim Zionis di wilayah tersebut.
Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mencak-mencak menanggapi pernyataan Menteri Dalam Negeri Turki Mustafa Ciftci yang terang-terangan negaranya suatu hari nanti akan membebaskan Yerusalem.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Israel saat ini menduduki sebagian wilayah Yerusalem di sisi timur sejak 1967. Wilayah itu diklaim rakyat Palestina sebagai calon ibu kota Palestina.
"Seperti halnya kita menyaksikan pembebasan Damaskus, Aleppo, dan Karabakh, insya Allah, suatu hari nanti kita akan menyaksikan pembebasan Yerusalem," kata Ciftci.
Ia juga mengungkapkan doa pribadi yang ia panjatkan saat menjabat sebagai gubernur Corum.
Pernyataan tersebut menyebar di media sosial Turki, memantik Katz untuk melancarkan serangan balik dalam bahasa Turki di X pada Minggu, dikutip dari the New Arab.
Katz mengejek pernyataan menteri Turki tersebut dan menuduh Ankara menyimpan ambisi neo-Ottoman, menyebut Presiden Recep Tayyip Erdogan, Ciftci, dan beberapa politisi oposisi terkemuka Turki.
"Kepada menteri dalam negeri Turki yang bermimpi menguasai Yerusalem dan mengeluarkan ancaman, saya katakan: Yerusalem bukanlah Konstantinopel, dan Negara Israel bukanlah kekaisaran Salib yang runtuh," tulis Katz.
Ia kemudian menggambarkan Israel sebagai "negara yang kuat" dan mampu membela diri terhadap "ancaman" apa pun. Ia juga mengeklaim bahwa Yerusalem telah menjadi ibu kota "bangsa Yahudi" selama "3.000 tahun" dan akan tetap menjadi ibu kota Israel "selamanya."
Lebih lanjut, kemarahan Katz menyinggung Erdogan, dengan mengatakan: "Kekaisaran Ottoman yang Anda dan Erdogan impikan telah runtuh dan tidak akan pernah kembali."
(isa/bac) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

