AS Bantah Kapal Perangnya Kena Hantam Iran di Selat Hormuz
Komando Pusat (CENTCOM) Amerika Serikat (AS) membantah klaim Iran bahwa kapal perang Washington telah diserang di Selat Hormuz.
Dalam pernyataan di media sosial X pada Rabu (10/6), unit militer AS yang bertanggung jawab atas Timur Tengah tersebut menegaskan tak ada satu pun kapal AS yang kena hantam.
"Tidak ada kapal perang AS yang terkena serangan," demikian pernyataan CENTCOM.
Iran sebelumnya mengeklaim pasukan angkatan laut AS terlibat baku tembak dengan marinir Iran di Selat Hormuz.
Namun, para pejabat AS mengatakan kepada Fox News tak ada bentrokan di laut dan bahwa serangan udara AS masih berlangsung terhadap Iran.
Markas Besar Pusat Khatam Al Anbiya pada Kamis menyatakan Selat Hormuz kini ditutup kembali sepenuhnya menyusul serangan AS di sejumlah wilayah Hormozgan. Semua kapal tidak boleh melintas dan akan menjadi target yang sah apabila nekat lewat.
"Menyusul tindakan agresi berkelanjutan oleh Amerika Serikat yang kriminal dan mengingat serangan yang dilancarkan oleh militernya terhadap beberapa wilayah di provinsi selatan Hormozgan, Selat Hormuz dengan ini ditutup untuk semua kapal, termasuk kapal tanker minyak dan kapal komersial," demikian pernyataan Khatam Al Anbiya.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan setidaknya dua kapal tanker minyak telah menjadi target serangan mereka di Selat Hormuz. Meski begitu, belum ada informasi mengenai identitas kedua kapal dan korban jiwa.