Trump Klaim Mojtaba Khamenei 'Setuju' Deal Damai Iran-AS
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeklaim bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei setuju dengan kesepakatan AS untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.
Kepada wartawan di Oval Office, Trump mengatakan sebuah kesepakatan besar telah tercapai antara AS dan Iran. Dokumen kesepakatan itu, kata dia, kini sedang dirampungkan dan diperkirakan selesai dalam beberapa hari ke depan.
Menurut Trump, kesepakatan ini sudah disepakati oleh Mojtaba.
"Saya mengerti jawabannya adalah ya," kata Trump pada Kamis (11/6) saat ditanya apakah Mojtaba menyetujui kesepakatan tersebut, seperti dikutip AFP.
Trump meyakini Mojtaba secara pribadi setuju dengan kesepakatan tersebut lantaran Iran sudah mengalami "kekalahan telak".
Segala tuntutan AS, mulai dari penghentian program nuklir hingga pembukaan Selat Hormuz, disebut akan terwujud sesuai kemauan Washington.
"Ini adalah nota kesepahaman yang sangat kuat, meskipun agak konseptual," kata Trump.
AS dan Iran berperang sejak Teheran diserang pada 28 Februari lalu. Kedua negara kemudian gencatan senjata pada April, meski beberapa hari terakhir kembali terlibat baku tembak.
Awal pekan ini, helikopter Apache AS ditembak jatuh di Selat Hormuz. Seluruh awak selamat namun Trump marah dan mengancam akan menggempur Iran besar-besaran.
Pada Kamis pagi, Trump sempat menyatakan akan merebut Pulau Kharg Iran, yang notabene infrastruktur minyak utama negara itu.
Namun, beberapa jam kemudian, ia menarik kembali ucapannya usai menerima kabar bahwa "poin-poin terakhir" pembicaraan telah disetujui oleh semua pihak yang terlibat.
(blq/dna)