Prabowo Telepon PM Belanda Rob Jetten, Bahas Apa?
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan percakapan telepon dengan Perdana Menteri Belanda Rob Jetten pada Kamis (11/6).
Dalam pembicaraan tersebut, kedua pemimpin membahas sejumlah isu, mulai dari kerja sama perdagangan hingga perkembangan situasi geopolitik global.
Jetten mengungkapkan salah satu topik yang dibahas bersama Prabowo adalah pentingnya kerja sama internasional untuk menjaga keamanan dan kemakmuran di tengah situasi dunia yang terus berubah.
"Bersama Presiden Indonesia Prabowo Subianto, saya membahas pentingnya kerja sama internasional untuk keamanan dan kemakmuran di kawasan kami maupun secara global. Kami juga membahas perjanjian perdagangan antara Uni Eropa dan Indonesia serta situasi di Selat Hormuz," tulis Jetten melalui akun X pribadinya.
Jetten mengatakan Belanda dan Indonesia memiliki hubungan yang erat secara historis maupun budaya.
Menurut dia, kedua negara juga telah lama bekerja sama dalam berbagai bidang, termasuk perdagangan, pengelolaan air, dan pertanian berkelanjutan.
Ia menilai Indonesia dan Belanda merupakan mitra yang memiliki pandangan sejalan dalam menghadapi berbagai tantangan global. Karena itu, kedua negara disebut terus berupaya memperkuat hubungan bilateral di tengah dinamika internasional yang berkembang cepat.
Sementara itu, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Den Haag mengonfirmasi adanya percakapan telepon antara Prabowo dan Jetten pada Kamis.
Dalam keterangannya, KBRI Den Haag menyebut kedua pemimpin bertukar pandangan mengenai penguatan hubungan bilateral serta peningkatan kerja sama perdagangan dan ekonomi, termasuk penyelesaian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA).
Selain itu, keduanya juga membahas sejumlah isu regional dan global yang menjadi perhatian bersama, termasuk perkembangan situasi di Timur Tengah.
"Keduanya bertukar pandangan mengenai penguatan hubungan bilateral, kerja sama perdagangan, termasuk I-EU CEPA, serta berbagai isu regional dan global yang menjadi perhatian bersama, termasuk isu Timur Tengah," demikian keterangan KBRI Den Haag.
KBRI Den Haag menyatakan komunikasi tersebut menegaskan komitmen Indonesia dan Belanda untuk terus memperkuat kemitraan yang saling menguntungkan di tengah dinamika global yang terus berubah.