Israel Sewot AS dan Iran Deal Damai, Ngotot Terus Gempur Lebanon

CNN Indonesia
Senin, 15 Jun 2026 16:00 WIB
Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir. Foto: Maya Alleruzzo / POOL / AFP
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Israel tak terima setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran akhirnya mencapai kesepakatan damai.

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir menegaskan negaranya akan terus menggempur Lebanon, terlepas dari kesepakatan yang mengharuskan semua pertempuran dihentikan, termasuk di Lebanon.

Dalam pernyataan di channel Telegram pada Senin (15/6), Ben Gvir menyampaikan kesepakatan yang diumumkan Presiden AS Donald Trump tidak mengikat Israel karena Israel tidak terlibat dalam perundingan.

"Kesepakatan Trump tidak mengikat kami ... Kami bukan pihak dalam kesepakatan ini. Kesepakatan ini tidak menjamin keamanan kami," kata Ben Gvir seperti dikutip AFP.

Ben Gvir mengatakan Israel tidak boleh merasa aman sebelum kelompok milisi Hizbullah Lebanon dibubarkan.

"Kita tidak boleh mundur dari sejengkal pun wilayah yang telah direbut dan dibersihkan dari infrastruktur teroris oleh tentara kita," ucap Ben Gvir.

Pada Minggu (14/6), Trump mengumumkan bahwa perundingan kesepakatan antara AS dan Iran telah selesai. Kesepakatan damai kedua negara akan diteken secara resmi pada Jumat (19/6) di Swiss.

Iran telah mengonfirmasi soal kesepakatan ini. Menurut kantor berita Iran Mehr, ada 14 poin nota kesepahaman, di antaranya yakni menghentikan pertempuran di semua front, termasuk Lebanon.

Hingga kini, belum ada rincian kesepakatan resmi yang diumumkan kedua pihak.

(blq/dna)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK