Siapa Andy Burnham, Kandidat PM Inggris?

CNN Indonesia
Rabu, 24 Jun 2026 15:50 WIB
Nama Andy Burnham belakangan santer dibicarakan setelah Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer mengundurkan diri dari jabatan.
Nama Andy Burnham belakangan santer dibicarakan setelah Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer mengundurkan diri dari jabatan.REUTERS/Temilade Adelaja
Jakarta, CNN Indonesia --

Nama Andy Burnham belakangan santer dibicarakan setelah Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer mengundurkan diri dari jabatan.

Pada Senin (22/6), Starmer mengumumkan dirinya mundur dari posisi ketua Partai Buruh Inggris setelah mendengar masukan dari partainya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Inggris, perdana menteri dijabat oleh ketua partai yang memenangkan pemilihan umum (pemilu). Keputusan Starmer mundur dari ketua Partai Buruh otomatis membuat dirinya juga meninggalkan jabatan perdana menteri.

Setelah pengumuman Starmer, perhatian publik dengan cepat beralih ke sosok yang digadang-gadang bakal jadi pengganti Starmer.

Ia adalah Andy Burnham, Wali Kota Manchester dari Partai Buruh, yang kini menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Inggris.

Burnham resmi dilantik sebagai anggota DPR pada Senin, beberapa jam setelah Starmer mengundurkan diri. Ia menang pemilu sela Makerfield pekan lalu dengan mengantongi 9.000 suara.

Dilansir dari CBS News, meskipun tidak diwajibkan oleh hukum, para pemimpin partai di Inggris sejak lama dipilih dari anggota parlemen terpilih yang sedang menjabat.

Kemenangan Burnham dalam pemilu sela ini sangat penting bukan hanya karena membuka jalan menuju jabatan perdana menteri, tetapi juga karena ia menang telak di daerah pemilihan yang selama beberapa tahun terakhir sulit dipertahankan Partai Buruh.

Daerah Makerfield didominasi warga Inggris kulit putih, secara tradisional kelas pekerja, dan memberikan suara mayoritas untuk meninggalkan Uni Eropa dalam referendum Brexit tahun 2016.

Komunitas di wilayah ini selama beberapa dekade dulu menjadi basis pendukung Partai Buruh. Namun, belakangan, banyak pemilih berlaih ke partai-partai populis sayap kanan seperti Reform UK.

Profil Andy Burnham

Selama bertahun-tahun, Burnham memposisikan diri sebagai alternatif dari Starmer. Ia mengkritik kepemimpinan Partai Buruh pada saat-saat lemah sambil dengan hati-hati membina profil nasionalnya sendiri.

Seorang anggota parlemen dari Partai Konservatif, saingan utama Partai Buruh, baru-baru ini menggambarkan Burnham sebagai "Keir Starmer dengan aksen Utara".

Tidak jelas apakah Burnham akan mengadopsi pendekatan yang berbeda dari Starmer, terutama yang berkaitan dengan Amerika Serikat (AS). Starmer sebelumnya terlibat perselisihan dengan Presiden AS Donald Trump soal perang Iran.

Soal AS, Burnham tampaknya memiliki pandangan yang cukup sama dengan Starmer. Ia memperingatkan warga Inggris untuk tidak mengadopsi politik ala AS.

"Politik semakin terpolarisasi. Dan jalan yang kita tempuh, jika tidak hati-hati, adalah jalan menuju politik Ameriks Serikat," ucapnya saat kampanye menjelang pemilu sela.

"Politik yang terpolarisasi dan beracun di mana orang-orang di komunitas tidak lagi bekerja sama," lanjutnya.

Burnham sering menampilkan diri sebagai orang luar dalam politik London. Meski begitu, ia menghabiskan sebagian besar kariernya di ibu kota, baik sebagai anggota kabinet di bawah mantan PM Tony Blair dan Gordon Brown, maupun selama 16 tahun sebagai anggota parlemen Partai Buruh sebelum jadi wali kota.

Sebagai wali kota, Burnham membangun reputasi sebagai pembela Inggris utara, khususnya selama pandemi Covid-19, ketika ia berselisih dengan pemerintahan Partai Konservatif yang menjadi saingan PM Boris Johnson saat itu.

Menrut sejumlah kritikus, Burnham gagal menjelaskan pandangannya mengenai beberapa isu paling penting saat ini.

Ketika spekulasi tentang kembalinya dia ke London meningkat, Burnham tampaknya mengubah posisi, misalnya tentang imigrasi dan hubunan Brexit dengan Eropa pasca-Bexit.

Awal tahun ini, ia mengkritik beberapa kebijakan imigrasi Starmer yang lebih keras, namun kemudian mengisyaratkan bahwa ia berupaya lebih jauh untuk mengurangi migrasi legal dan memperluas kapasitas penahanan bagi orang-orang yang memasuki negara itu tanpa izin.

Sebelumnya, ia menyatakan dukungan agar Inggris bergabun dengan Uni Eropa, tetapi kemudian menjauhkan diri dari sikap tersebut.

Belum jelas apa yang mungkin akan diterapkan Burnham jika ia terpilih menjadi PM Inggris.

(blq/bac) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]