Presiden Venezuela Perintahkan Dokter Siaga Usai Gempa M7,5
Penjabat presiden Venezuela Delcy Rodriguez meminta semua dokter dan perawat untuk melapor dan bertugas di rumah sakit serta unit gawat darurat setempat usai gempa bermagnitudo 7,5 mengguncang negaranya pada Rabu (24/6) waktu setempat.
Perintah siaga ia keluarkan agar penanganan korban gempa bisa berjalan maksimal.
"Saya meminta para dokter, perawat, dan seluruh tenaga kesehatan untuk kembali bekerja, agar kita dapat menangani warga yang dibawa ke unit gawat darurat, baik di rumah sakit maupun pusat layanan kesehatan swasta," ujar Rodriguez dalam pidatonya Rabu (24/6) seperti dikutip dari Aljazeera.
Rodriguez menyatakan bahwa pihak berwenang di tingkat nasional, negara bagian, dan kota sedang berupaya menangani korban dan krisis akibat gempa.
Ia memerintahkan jajarannya untuk memprioritaskan penyaluran bantuan ke negara-negara bagian yang paling parah terdampak gempa.
Venezuela diguncang dua gempa bumi beruntun dengan magnitudo 7,2 dan 7,5 pada Rabu (24/6) sore waktu setempat.
Laporan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mengatakan dua gempa Venezuela hanya berselang 39 detik.
Gempa bumi ini adalah peristiwa kedua dalam rangkaian gempa ganda," demikian laporan USGS.
"Gempa utama berkekuatan 7,5 ini didahului 39 detik oleh gempa pendahulu berkekuatan 7,2," kata USGS, dilansir AFP.
Gempa-gempa tersebut terjadi dalam waktu satu menit di lokasi yang berjarak sekitar 45 kilometer dan pada kedalaman yang berbeda.
Selain dua gempa utama, 20 gempa susulan juga terjadi di sejumlah titik.
USGS memperkirakan korban tewas akibat dua gempa dahsyat di Venezuela mencapai 10 ribu-100 ribu orang.
"Korban jiwa yang tinggi dan kerusakan yang luas kemungkinan besar terjadi dan bencana ini kemungkinan meluas," kata USGS, seperti dilansir CNA.
Pihak berwenang Venezuela hingga kini belum memberikan data jumlah korban jiwa atau luka-luka secara nasional. Namun, pejabat setempat dan saksi mata melaporkan bangunan yang runtuh, penyelamatan, dan jumlah korban luka yang terus meningkat.
(agt)