Trump Salah Sebut Iran Jadi 'Republik Islam Jepang' di KTT NATO

tim | CNN Indonesia
Kamis, 09 Jul 2026 07:00 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyedot perhatian setelah keliru menyebut Republik Islam Iran menjadi "Republik Islam Jepang". (Foto: REUTERS/Nathan Howard)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyedot perhatian setelah keliru menyebut Republik Islam Iran menjadi "Republik Islam Jepang".

Dalam jumpa pers bersama Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di sela-sela konferensi tingkat tinggi (KTT) NATO, Trump mulanya sedang bicara tentang kapal induk AS, USS Abraham Lincoln.

Ia kemudian teringat dengan perangnya melawan Iran, namun secara keliru menyebut Iran sebagai Jepang.

"Kita memiliki kapal induk yang merupakan salah satu yang terindah di dunia, salah satu yang terbesar, Abraham Lincoln," kata Trump pada Rabu (8/7), seperti dikutip USA Today.

"Dan beberapa bulan yang lalu, seperti yang saya ceritakan sebelumnya, kita dihujani 111 rudal oleh Republik Islam Jepang," lanjutnya.

Trump melanjutkan ratusan rudal tersebut ditembakkan ke kapal induk Washington selama satu jam namun semuanya berhasil dicegat.

Pada akhir Februari, AS berperang melawan Iran bersama dengan Israel. Iran mengaku telah menyerang USS Abraham Lincoln dengan rudal balistik, namun militer AS mengeklaim tidak satu pun mengenai kapal induk.

"Lincoln tidak terkena. Rudal yang diluncurkan bahkan tidak mendekati sasaran. Lincoln terus meluncurkan pesawat untuk mendukung kampanye tanpa henti CENTCOM (Pusat Komando AS) dalam membela rakyat Amerika dengan menghilangkan ancaman dsari rezim Iran," demikian pernyataan CENTCOM.

AS sendiri bersekutu dengan Jepang. Hubungan militer kedua negara telah terjalin selama hampir 75 tahun.

AS dan Jepang meneken perjanjian pada 1952, tujuh tahun setelah berakhirnya Perang Dunia II. Kedua negara juga memilki perjanjian pertahanan bersama, dengan sekitar 60.000 tentara AS saat ini ditempatkan di sekitar Jepang.

(rds/rds)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK