KILAS INTERNASIONAL

Mantan Emir Qatar Wafat sampai Daftar Nama Pejabat Target Balasan Iran

CNN Indonesia
Senin, 13 Jul 2026 05:35 WIB
FILE PHOTO: Qatar's Emir Sheikh Hamad bin Khalifa al-Thani talks during the opening ceremony of the plenary session of the high-level segment of the 18th session of the Conference of Parties (COP18) of the United Nations Framework Convention on Clima
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa al-Thani. Foto: REUTERS/Fadi Al-Assaad
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Tani wafat pada Minggu (12/7) di usia 74 tahun.

Sheikh Hamad merupakan Emir Qatar yang memimpin negara itu selama hampir dua dekade, sebelum menyerahkan kekuasaan kepada putranya.

Sementara itu Iran disebut telah memublikasikan daftar tokoh yang akan menjadi target balas dendam atas pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut ulasannya dalam Kilas Internasional hari ini, Senin (13/7).

Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Meninggal Dunia

Mantan Emir Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, meninggal dunia pada usia 74 tahun. Kabar duka tersebut diumumkan oleh Amiri Diwan atau kantor resmi Emir Qatar pada Minggu (12/7).

Dalam pernyataan resminya, Amiri Diwan menyampaikan belasungkawa atas wafatnya sosok yang dianggap memiliki peran besar dalam perjalanan modern negara tersebut.

Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani merupakan Emir Qatar yang memimpin negara itu selama hampir dua dekade sebelum menyerahkan tampuk kekuasaan kepada putranya, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, pada 2013.

Selama masa pemerintahannya, Sheikh Hamad dikenal sebagai tokoh yang berperan penting dalam transformasi Qatar menjadi salah satu negara paling berpengaruh di kawasan Teluk, termasuk melalui pembangunan ekonomi, pengembangan sektor energi, dan peningkatan peran diplomatik negara tersebut di panggung internasional.

Hampir 2 Juta Warga China Timur Dievakuasi Akibat Topan Bavi

Topan Bavi melemah menjadi badai tropis kuat setelah menghantam pesisir timur China pada Minggu (12/7). Meski demikian, otoritas setempat tetap mengevakuasi hampir 2 juta warga yang berada di jalur lintasan badai sebagai langkah antisipasi.

Sejauh ini, belum ada laporan mengenai kerusakan besar maupun korban jiwa akibat badai tersebut.

Menurut kantor berita Xinhua yang mengutip observatorium meteorologi setempat, Topan Bavi mendarat sekitar pukul 23.20 waktu setempat pada Sabtu di Provinsi Zhejiang, China Timur, dengan kecepatan angin mencapai 144 kilometer per jam.

Sebelum mencapai daratan China, Bavi lebih dahulu menerjang wilayah utara Taiwan dan kepulauan barat daya Jepang. Badai menumbangkan pepohonan serta menyebabkan puluhan ribu rumah mengalami pemadaman listrik.

Media Iran Publikasikan Daftar Tokoh yang Jadi Target Balas Dendam

Sebuah surat kabar konservatif di Iran, Hamshahri, memicu sorotan setelah memublikasikan daftar tokoh yang disebut bakal menjadi target balas dendam atas pembunuhan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Dalam daftar itu tercantum para pemimpin Amerika Serikat, Israel, hingga sejumlah negara Eropa.

Dalam daftar yang dipublikasikan Hamshahri, terdapat nama Presiden AS Donald Trump, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.

Selain itu, turut dicantumkan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, Menteri Pertahanan Pete Hegseth, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, serta Kanselir Jerman Friedrich Merz.

(dna) Add as a preferred
source on Google