Iran Serang Dua Pangkalan AS di Kuwait dengan Drone

CNN Indonesia
Minggu, 19 Jul 2026 14:38 WIB
Tentara Iran mengumumkan pada Minggu (19/7) bahwa mereka menargetkan dua pangkalan AS di Kuwait dengan drone, menghantam gudang amunisi di Camp Udairi.
Ilustrasi. Tentara Iran mengumumkan pada Minggu (19/7) bahwa mereka menargetkan dua pangkalan AS di Kuwait dengan drone, menghantam gudang amunisi di Camp Udairi. via REUTERS/IRIB
Jakarta, CNN Indonesia --

Amerika Serikat (AS) kembali menyerang Iran usai kematian dua tentara AS tewas akibat serangan yang dikaitkan dengan Teheran di Yordania.

Bagi AS, serangan ini merupakan balasan atas kematian pertama militer AS sejak permusuhan kembali memanas.

Tidak butuh waktu lama, Iran dengan cepat mengumumkan pembalasannya dan mengatakan dua pangkalan AS di Kuwait menjadi sasaran sebagai tanggapan atas serangan yang semakin intensif selama lebih dari seminggu, ini belum termasuk serangan terhadap bandara, stasiun kereta api, dan jembatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tentara Iran mengumumkan pada Minggu (19/7) bahwa mereka menargetkan dua pangkalan AS di Kuwait dengan drone, menghantam gudang amunisi di Camp Udairi dan radar Patriot serta sistem pengawasan udara di Pangkalan Udara Ali Al Salem.

Sebelumnya pada hari yang sama, CENTCOM mengumumkan dua personel militer AS tewas dalam serangan rudal dan pesawat nirawak Iran di Yordania. Satu personel lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang.

Insiden tersebut menjadi korban jiwa pertama di pihak militer AS sejak Washington kembali melancarkan operasi militer terhadap Iran pada 7 Juli lalu.

Serangan terbaru ke Pelabuhan Sirik menandai eskalasi baru dalam konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang terus memanas dalam beberapa pekan terakhir. Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Iran terkait serangan tersebut.

(tim/mik) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]