Iran Dadakan Bombardir Target di Suriah Buat Balas Dendam, Ada Apa?
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan telah melancarkan "serangan mendadak" terhadap sebuah pusat komando musuh di Suriah, Minggu (19/7).
Kantor berita pemerintah IRNA melaporkan IRGC melancarkan serangan ini sebagai bentuk "balas dendam".
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"IRGC menyatakan telah melakukan serangan kejutan terhadap pusat komando operasi khusus musuh di wilayah Al Tanf, Suriah, sebagai balasan atas darah para prajurit syahid Iranshahr," demikian laporan kantor berita pemerintah IRNA dari Telegram.
Dikutip AFP pada Senin (29/7), kantor berita Tasnim pada Minggu melaporkan bahwa upacara pemakaman telah digelar untuk tiga prajurit Iran yang tewas dalam serangan Amerika Serikat terhadap sebuah barak militer di Iranshahr, wilayah tenggara Iran.
Sebelumnya, pada Jumat, IRGC juga mengumumkan telah menyerang Pangkalan Al Tanf, yang menurut mereka telah berada di bawah kendali militer Suriah sejak Amerika Serikat menarik pasukannya pada Februari.
Namun, seorang sumber militer Suriah kemudian membantah kepada AFP bahwa serangan tersebut benar-benar terjadi.
Pangkalan Al Tanf terletak di dekat perbatasan tenggara Suriah dengan Yordania dan Irak.
Serangan Amerika Serikat pada Jumat dini hari lalu juga menghantam Bandara Iranshahr.
Televisi pemerintah Iran melaporkan sedikitnya satu proyektil AS menghantam bandara yang berada di Provinsi Sistan dan Baluchestan, sehingga memicu pemadaman listrik.
Laporan itu juga menambahkan bahwa satu warga sipil mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.
Serangan ke Bandara Iranshahr terjadi ketika operasi militer AS terus berlanjut di wilayah selatan Iran. Media Iran melaporkan sejumlah jembatan di dekat Bandar Khamir turut menjadi sasaran serangan, sementara ledakan dan kerusakan juga dilaporkan terjadi di Bandar Abbas, Bushehr, Pulau Qeshm, Sirik, dan Ahvaz.
(rds) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
