Final Piala Dunia Spanyol vs Argentina, Trump Klaim AS Jadi Juaranya

CNN Indonesia
Senin, 20 Jul 2026 11:01 WIB
Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Final - Spain v Argentina - New York/New Jersey Stadium, East Rutherford, New Jersey, U.S. - July 19, 2026 U.S. President Donald Trump and FIFA President Gianni Infantino during the trophy presentation after th
Presiden Donald Trump mengutarakan keinginannya lagi agar Amerika Serikat bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia. (Foto: IMAGN IMAGES via Reuters/MARK J REBILAS)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Donald Trump mengutarakan keinginannya lagi agar Amerika Serikat bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia usai menyerahkan trofi juara tahun ini kepada timnas Spanyol usai laga final Piala Dunia 2026 selesai, Minggu (19/7).

Trump mengatakan Spanyol boleh jadi yang membawa trofi Piala Dunia 2026, tetapi menurutnya pemenang terbesar turnamen ini mungkin justru adalah negaranya sendiri, AS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ternyata kita adalah negara sepak bola, dan saya rasa itu akan terus berlanjut. Turnamen ini benar-benar telah menyatukan dunia," kata Trump pada Jumat dalam resepsi FIFA di Trump Tower, New York. 

Bagi Gedung Putih, laga final tersebut menjadi puncak dari lebih dari satu tahun upaya mengatasi berbagai tantangan logistik bersama dua negara tuan rumah lainnya, Kanada dan Meksiko, untuk menyelenggarakan Piala Dunia terbesar sepanjang sejarah.

Sebelum pertandingan final dimulai, Trump bahkan sudah blak-blakan mengusulkan agar Amerika Serikat kembali mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia.

"Saya punya ide bagus untuk (Presiden FIFA) Gianni. Pilih lagi kami sebagai tuan rumah berikutnya, lalu umumkan satu negara lain setelah itu. Itu akan mengurangi kemarahan dan keterkejutan," ujar Trump kepada Fox Sports seperti dikutip France 24.

"Melihat angka-angka yang ada, kami akan segera mengajukan pencalonan lagi (sebagai tuan rumah)," paparnya menambahkan.

Trump sempat menuai kontroversi setelah menelepon Presiden FIFA Gianni Infantino awal bulan ini untuk meminta peninjauan atas keputusan wasit yang mengganjar penyerang Amerika Serikat Folarin Balogun dengan kartu merah saat melawan Bosnia dan Herzegovina.

FIFA kemudian membatalkan kartu merah tersebut. Dalam resepsi FIFA pada Jumat, Trump mengatakan kepada Infantino bahwa keputusan itu adalah "keputusan hebat lainnya", karena memungkinkan AS tetap memainkan salah satu pemain kuncinya, meski akhirnya kalah 4-1 dari Belgia.

Hal ini memicu banyak spekulasi bahwa AS berlaku curang dan menyalahi kewenangan sebagai tuan rumah untuk mendikte keputusan FIFA.

Sementara itu, keberhasilan penyelenggaraan Piala Dunia ini penting bagi AS karena akan menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Panas 2028 di Los Angeles dan Olimpiade Musim Dingin 2034 di Salt Lake City.

(rds) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]