2 Orang Ditikam di New York, Mamdani Sebut Perbuatan Tercela

CNN Indonesia
Jumat, 24 Jul 2026 09:20 WIB
Dua orang ditikam oleh seorang pria yang meneriakkan "Allahu akbar" (Allah Maha Besar) saat melakukan penyerangan di New York, Amerika Serikat. Ilustrasi. (Foto: Istockphoto/ Zoka74)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dua orang ditikam oleh seorang pria yang meneriakkan "Allahu akbar" saat melakukan penyerangan di New York, Amerika Serikat, pada Kamis (23/7).

Komisaris Kepolisian New York Jessica Tisch menuturkan kedua korban menjadi sasaran dalam dua serangan terpisah di dekat Central Park, Manhattan. 

Kedua korban terdiri dari seorang pria keturunan Asia dan seorang pria Yahudi. Tisch menuturkan keduanya telah dilarikan ke rumah sakit dan "diperkirakan akan selamat."

Sementara itu, pelaku juga berhasil ditangkap pihak berwenang.

Dikutip AFP, Departemen Kepolisian New York (NYPD) menangkap pelaku yang diidentifikasi sebagai Raul Morales (51 tahun).

"Para detektif masih menyelidiki kasus ini dan mencari tahu motifnya. Namun, berdasarkan keterangan korban dan para saksi, Morales meneriakkan 'Allahu akbar' saat melakukan kedua penyerangan tersebut," tulis Tisch.

"NYPD saat ini sedang mengevaluasi apakah insiden ini dapat dikategorikan sebagai kejahatan bermotif kebencian (hate crime)."

Tisch juga menyatakan bahwa pelaku tidak memiliki riwayat gangguan kejiwaan dalam catatan kepolisian.

Sementara itu, melalui unggahan di media sosial, Wali Kota New York Zohran Mamdani mengatakan hasil penyelidikan awal mengindikasikan faktor kesehatan mental mungkin berperan dalam insiden tersebut.

"Serangan yang penuh kebencian dan sangat tercela seperti ini tidak memiliki tempat di kota kami," ujar Mamdani.

Mamdani menambahkan bahwa kedua korban saat ini berada dalam kondisi stabil.

(rds)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK