Kebakaran Prancis dan Spanyol Meluas, 166 Ribu Orang Dievakuasi

CNN Indonesia
Sabtu, 25 Jul 2026 08:30 WIB
Lebih dari 166 ribu orang dievakuasi saat kebakaran hutan yang berkobar di Prancis dan Spanyol semakin meluas pada Jumat (24/7). (REUTERS/Manon Cruz)
Jakarta, CNN Indonesia --

Lebih dari 166 ribu orang dievakuasi saat kebakaran hutan yang berkobar di Prancis dan Spanyol semakin meluas pada Jumat (24/7).

Melansir AFP, sekitar 44 ribu orang mengungsi dari Semenanjung Cap Ferret, yang berada di selatan Bordeaux, Prancis.

Sejumlah perahu mengangkut ratusan orang menjauh dari kebakaran. Sementara beberapa lainnya mengendarai mobil untuk meninggalkan semenanjung. Lebih dari 50 rumah dilaporkan hangus terbakar.

Di wilayah lainnya, setidaknya 141 ribu orang telah dievakuasi di Prancis barat daya dan 25 ribu di wilayah Madrid, Spanyol. Sebanyak 1.200 orang di antaranya merupakan kelompok lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.

Saat ini, kebakaran aktif terbesar masih terjadi di Guadalajara, Spanyol. Kebakaran melanda wilayah seluas 32 ribu hektare.

Sementara kebakaran di Prancis -- di Cap Ferret dan sekitar kota Biscarosse -- telah menghanguskan lebih dari 13.500 hektare. Sementara 6 ribu hektare lainnya telah hangus terbakar di Madrid.

Spanyol dan Prancis telah meminta bantuan Uni Eropa untuk membantu memadamkan api. Komisi Uni Eropa sendiri mengatakan bakal mengirimkan empat pesawat pengebom air ke Spanyol dan tiga ke Prancis.

Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nunez mengatakan, ini adalah kebakaran terbesar yang pernah melanda negaranya.

Kobaran api sendiri dipicu oleh angin kencang yang berlangsung selama beberapa hari ke belakang. Kondisi ini diperparah oleh kekeringan yang melanda kedua negara.

Sejumlah wilayah Eropa telah mengalami setidaknya dua gelombang panas sejak Mei lalu. Kekeringan yang disebabkan oleh perubahan iklim ini dipicu kegiatan manusia yang telah meningkatkan ancaman akan kebakaran hutan.

(asr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK