Puja-puji Mojtaba ke Hizbullah usai Terima Surat Sumpah Setia

CNN Indonesia
Senin, 27 Jul 2026 13:15 WIB
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei memuji milisi Hizbullah dan menyerukan isyarat untuk terus menggempur musuh mereka Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei memuji milisi Hizbullah dan menyerukan isyarat untuk terus menggempur musuh mereka Israel. (AFP/ROUHOLLAH VAHDATI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei memuji milisi Hizbullah dan menyerukan isyarat untuk terus menggempur musuh mereka Israel.

Pernyataan itu muncul sebagai tanggapan surat sumpah setia Hizbullah ke Iran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Para pejuang (Hizbullah), melalui jihad dan perlawanan mereka, telah membawa kehormatan dan reputasi tinggi bagi Lebanon di seluruh dunia Islam," demikian tulis Mojtaba di X, Minggu (26/7).

Di salah satu unggahan, Mojtaba bahkan mengutip Al Quran Surat At Taubah ayat 123 yang menyerukan perlawanan.

Ayat itu berbunyi, "Wahai orang-orang beriman! Perangilah orang-orang kafir di sekitar kalian, dan biarkan lah mereka merasakan kekerasan dari kalian."

Mojtaba juga secara khusus menyebut sederet komandan Hizbullah yang tewas dalam serangan Israel termasuk Sekretaris Jenderal Naim Qassem dan anggota lain.

Dia berdoa semoga anggota Hizbullah yang tewas mendapat berkah Tuhan.

Mojtaba mengatakan sagela pencapaian besar terjadi karena kesabaran, kemuliaan, pengorbanan diri, dan dukungan rakyat Lebanon, khususnya mereka yang berada di wilayah selatan.

Keteguhan dalam melawan itu, lanjut dia, akan mendatangkan kemenangan ilahi yang dijanjikan.

Lebih lanjut, Mojtaba mengatakan surat sumpah setia milisi Hizbullah patut dihormati dan diapresiasi.

"Hari ini, ketika bangsa-bangsa dunia telah lelah dengan tirani dan penindasan pemerintah AS serta Zionis kriminal [Israel], yang merupakan perusak nyawa dan generasi, tidak ada jalan ke depan kecuali jihad dan perlawanan," kata dia.

Sejak Maret lalu, Israel kembali menggempur habis-habisan Lebanon usai Hizbullah meluncurkan serangan balasan menyusul kematian Ayatollah Ali Khamenei.

Sejak saat itu, mereka saling bertempur hingga sekarang. Di tengah peperangan ini, Israel dan pemerintah Lebanon sedang bernegosiasi untuk gencatan senjata melalui Amerika Serikat.

Namun, perundingan itu tak melibatkan Hizbullah dan poin-poin yang diusulkan hanya menguntungkan Israel.

(isa/bac) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]