Apa Alasan Arab Saudi Ikut AS Serang Irak?

CNN Indonesia
Sabtu, 01 Agu 2026 06:50 WIB
Kerusakan di sebuah lokasi milik Pasukan Mobilisasi Rakyat Irak (PMF) pasca serangan udara oleh pasukan AS dan Arab Saudi, di Bartella, Provinsi Nineveh, Irak, 29 Juli 2026. (Foto: REUTERS/Khalid Al-Mousily)
Jakarta, CNN Indonesia --

Arab Saudi terlibat dalam serangan gabungan Amerika Serikat yang menargetkan milisi pro Iran di Irak, Hashed Al Shaabi pada Rabu (29/7).

Seorang pejabat senior Arab Saudi mengatakan bahwa serangan militer mereka di Irak murni ditujukan kepada keompok pro Iran. Ia menegaskan bahwa Saudi tidak menargetkan pemerintah maupun rakyat Iran.

Dalam sebuah keterangan kepada Al Arabiya, pejabat tersebut menjelaskan bahwa operasi militer itu menyasar gudang senjata milisi yang berkaitan dengan serangan drone ke fasilitas minuyak dan infrastruktur vital Arab Saudi.

Ia menegaskan bahwa langkah ini diambil setelah seluruh jalur diplomatik dan politik menemui jalan buntu, serta setelah Arab Saudi menahan diri selama beberapa bulan terakhir.

Melansir Saudi Gazette pada Jumat (31/7), pejabat itu juga menyebut bahwa tindakan milisi yang disokong Iran itu merugikan kepentingan Irak serta merusak hubungannya dengan negara-negara Arab dan Islam, karena memanfaatkan wilayah serta sumber daya Irak untuk melancarkan serangan terhadap negara tetangga.

Ia menegaskan bahwa Arab Saudi berkomitmen menjaga hubungan baik dengan Irak dan rakyatnya. Ia menekankan, operasi tersebut sebatas bertujuan memperlemah kemampuan milisi yang mengancam keamanan Kerajaan serta menyasar infrastruktur sipil dan ekonomi mereka.

Ia juga menepis upaya sejumlah pihak, baik dari dalam maupun luar Irak, yang mencoba memicu ketegangan sektarian pascaserangan tersebut. Menurutnya, upaya semacam itu bertujuan merusak keamanan, stabilitas, serta hubungan regional Irak.

Kementerian Pertahanan Arab Saudi sebelumnya mengumumkan bahwa angkatan bersenjata Kerajaan, berkoordinasi dengan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), telah melancarkan serangan presisi terhadap target-target milisi yang didukung Iran di Irak terkait serangan ke fasilitas minyak Saudi belum lama ini.

Otoritas Saudi menyatakan bahwa operasi ini merupakan balasan atas serangan drone yang berhasil dicegat oleh pertahanan udara Kerajaan awal pekan ini, yang menyasar instalasi minyak di Provinsi Timur dan wilayah Riyadh. Pihak Saudi menegaskan kembali bahwa mereka tidak menginginkan eskalasi konflik, namun tetap akan membalas setiap bentuk agresi terhadap negaranya.

(dmi)


Saksikan Video di Bawah Ini:

VIDEO: AS & Saudi Serang Irak, 20 Tewas

KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK