Houthi Klaim Serang Kilang Minyak Aramco Saudi, Picu Kebakaran
Kelompok milisi Yaman Houthi mengeklaim telah melancarkan serangan ke pusat kilang minyak Aramco di Kota Jizan, Arab Saudi, pada Minggu (9/10).
Serangan tersebut diklaim Houthi menggunakan drone hingga memicu kebakaran di kilang minyak tersebut.
Otoritas Saudi mengonfirmasi kebakaran besar yang terjadi di kilang minyak perusahaan milik kerajaan, Aramco.
Kementerian Energi Arab Saudi menyatakan bahwa kebakaran terjadi di fasilitas kilang Aramco di Jizan dan pihak berwenang urusan kedaruratan telah menyelesaikan prosedur yang diperlukan untuk menangani insiden tersebut.
"Pihak berwenang sedang menyelesaikan prosedur yang diperlukan untuk menangani insiden ini," demikian pernyataan kementerian tersebut di platform X, dikutip dari Middle East Eye.
Meski demikian, Kementerian tidak menyebutkan penyebab kebakaran tersebut.
Juru bicara militer gerakan Houthi Yaman, Yahya Saree, mengatakan bahwa fasilitas tersebut telah menjadi sasaran serangan drone.
"(Houthi) berhasil menargetkan kilang Aramco di Jizan menggunakan pesawat nirawak (drone) dan serangan itu tepat sasaran," tulis Saree di platform X.
Saree mengatakan serangan itu dilakukan sebagai balasan atas tindakan Arab Saudi yang "melanggar wilayah udara provinsi Saada dan Hajjah" menggunakan pesawat nirawak.
Jizan terletak di pesisir Laut Merah Arab Saudi, dekat perbatasan dengan Yaman, dan telah berulang kali menjadi sasaran serangan Houthi yang menargetkan infrastruktur energi Saudi.
Kelompok tersebut juga mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap fasilitas Aramco di Jizan bulan lalu, serta serangan terhadap instalasi minyak di Yanbu, sebuah pusat ekspor utama Saudi di Laut Merah.
CEO Aramco, Amin Nasser, mengatakan pekan lalu bahwa serangan terhadap fasilitas perusahaan sempat menyebabkan gangguan produksi, namun ia yakin operasional dapat segera dipulihkan.
Ia menyatakan bahwa serangan-serangan tersebut tidak berdampak signifikan secara operasional maupun finansial.
Houthi juga mengklaim telah menargetkan pasukan dan peralatan militer Saudi di kota pelabuhan Mocha, Yaman, yang terletak di tepi Laut Merah. Serangan tersebut dilancarkan Houthi menggunakan "sejumlah besar rudal balistik dan pesawat nirawak".
(bac)