Penembakan di Sekolah Filipina, 2 Tewas Termasuk Pelaku

CNN Indonesia
Selasa, 18 Agu 2026 11:12 WIB
Dua orang tewas imbas penembakan di sekolah menengah atas di Ateneo de Zamboanga Univercity Junior High School, Zamboanga, Filipina pada hari ini, Selasa (18/8). (Foto: istockphoto/Peresmeh)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dua orang tewas imbas penembakan di sekolah menengah atas di Ateneo de Zamboanga Univercity Junior High School, Zamboanga, Filipina pada hari ini, Selasa (18/8)

Sekolah tersebut berada di bawah naungan Universitas Ateneo de Zamboanga. Wali kota Zamboanga Khymer Adan Olaso mengatakan dua orang yang tewas merupakan murid dan pelaku penembakan.

"[Pelaku] menggunakan senjata api berkekuatan tinggi," kata Khymer ke radio DZMM, dikutip Reuters.

Sementara itu, Rektor Universitas Ateneo de Zamboanga Ernald Andal membenarkan penembakan telah terjadi di area SMA itu dan sudah berakhir. Dia juga menyebut tak ada penambahan korban.

"Hingga saat ini, kami memastikan ada dua korban jiwa. Tak ada lagi penembak aktif," ujar Ernald.

Ernald juga mengatakan universitas sedang berkoordinasi dengan pihak berwenang dan akan memberikan detail lebih lanjut jika ada informasi terbaru.

"Kami tidak ingin hal-hal ini terjadi. Kami ingin memprioritaskan keselamatan semua pelajar kami," imbuh dia.

Insiden itu terjadi setelah penembakan di sekolah menengah di Kota Tacloban pada Juni lalu. Imbas peristiwa tersebut, tiga murid tewas dan 20 lainnya mengalami luka-luka.

Penembakan ini juga terjadi setelah peristiwa serupa mengguncang Bangkok, Thailand pada pekan lalu.

Kala itu, penembakan terjadi di sekolah Debsirin Nonthaburi School. Imbas kejadian ini, total 9 orang tewas dan lainnya mengalami luka-luka. Beberapa hari kemudian insiden serupa terjadi di luar gedung pemerintahan di Provinsi Nonthaburi, utara Bangkok.

Kedua penembakan itu membuat publik mempertanyakan kembali soal aturan kepemilikan senjata di Thailand.

(isa/rds)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK