Makin Gawat Gegara Asap Karhutla RI, Malaysia Tutup Hampir 600 Sekolah

CNN Indonesia
Jumat, 21 Agu 2026 20:50 WIB
Pemerintah negara bagian Serawak, Malaysia memerintahkan menutup hampir 600 sekolah di 10 distrik akibat dibekap asap karhutla di Kalimantan, RI. (ANTARA FOTO/AULIYA RAHMAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah negara bagian Serawak, Malaysia memerintahkan menutup hampir 600 sekolah di 10 distrik akibat dibekap asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan, Indonesia.

Departemen Pendidikan Sarawak dalam pernyataannya di Facebook mengatakan, penutupan 591 sekolah efektif berlaku pada Kamis (20/8) itu mencakup sekolah dasar dan menengah di Kota Kuching, Padawan, Bau, Lundu, Samarahan, Simunjan, Serian, Sri Aman, Lubok Antu dan Betong.

"Keputusan ini merupakan langkah pencegahan untuk melindungi keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan siswa, khususnya dari risiko paparan udara tidak sehat," kata Departemen Pendidikan Sarawak, dikutip dari Channel News Asia.

Badan tersebut menyatakan sedikitnya 197.323 siswa terdampak. Mereka terdiri dari 107.590 siswa di 509 sekolah dasar dan 89.733 siswa di 82 sekolah menengah.

Pembelajaran dari rumah akan diterapkan selama sekolah ditutup untuk memastikan kegiatan belajar siswa tidak terganggu, tambah departemen tersebut.

Perkembangan lebih lanjut mengenai masa penutupan dan pembukaan kembali sekolah akan diumumkan melalui saluran resmi dan kantor pendidikan di masing-masing distrik, kata departemen itu.

Ini merupakan kali kedua dalam bulan ini sekolah-sekolah di Sarawak diperintahkan tutup akibat kabut asap.

Kabut asap menerjang sejumlah wilayah di Malaysia menyusul kebakaran hutan dan lahan di Indonesia.

Pihak berwenang Indonesia telah melakukan berbagai cara untuk mengatasi Karhutla ini. Pemadam kebakaran, badan penanggulangan bencana, militer hingga polisi dikerahkan untuk saling bekerja sama memadamkan kebakaran.

Indonesia juga melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mengkondisikan awan agar bisa hujan.

Selain itu, Kementerian Lingkungan Hidup mengeluarkan instruksi yang mewajibkan pemerintah daerah melakukan aksi pencegahan masif, intensifikasi, patroli gabungan, dan pemantauan ketat tinggi muka air tanah gambut, pembasahan lahan rawan hingga pemantauan sekat kanal.

(bac)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK