BGS Masuk Bursa Calon Dirjen WHO, Bagaimana Cara Pemilihannya?

CNN Indonesia
Selasa, 25 Agu 2026 17:20 WIB
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memberikan paparan saat mengikuti rapat kerja bersama Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026). Dalam rapat tersebut Menkes mengungkapkan bahwa Indonesia menghadapi kekurang
BGS bersaing dengan tiga kandidat lain untuk posisi Dirjen WHO yang sekarang dijabat Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Apakah kandidat boleh kampanye?

Para kandidat dan Negara Anggota bisa terlibat dalam kegiatan yang berkaitan dengan kampanye. Kegiatan-kegiatan ini diatur dalam Kode Etik untuk Pemilihan Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia.

Kode Etik tersebut merupakan kesepahaman politik yang diadopsi Majelis Kesehatan Dunia, dan bertujuan mempromosikan proses yang terbuka, adil, setara, dan transparan untuk pemilihan Direktur Jenderal dengan menetapkan sejumlah persyaratan umum dan khusus.

Secara khusus, Negara Anggota dan kandidat harus mengungkapkan kegiatan kampanye mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Semua Negara Anggota dan kandidat harus segera mengungkapkan kegiatan kampanye mereka (misalnya, penyelenggaraan pertemuan, lokakarya, dan kunjungan), bersama dengan jumlah dan sumber semua pendanaan untuk kegiatan kampanye, dan mengkomunikasikannya kepada Sekretariat," demikian salah satu poin dalam kode etik itu.

Informasi yang diungkapkan tersebut akan diposting di halaman khusus situs web WHO.

Para kandidat bisa kampanye dalam forum kandidat maupun forum web.

Forum kandidat digelar jika ada lebih dari satu calon yang diajukan. Ini adalah platform langsung bagi para kandidat untuk memperkenalkan diri dan visi mereka kepada Negara-negara Anggota, secara setara.

Forum kandidat akan terbuka untuk Negara-negara Anggota dan Anggota Asosiasi.

Forum kandidat pertama akan terdiri dari wawancara dengan para kandidat dan akan berlangsung paling lambat dua bulan sebelum pembukaan sesi ke-160 Dewan, yang dijadwalkan berlangsung pada awal 2027.

Forum kandidat kedua akan terdiri dari diskusi panel yang lebih interaktif antara para kandidat dan Negara Anggota serta Anggota Asosiasi yang menghadiri forum tersebut dan akan berlangsung paling lambat dua bulan sebelum pembukaan Majelis Kesehatan Dunia ke-80, yang dijadwalkan pada Mei 2027.

Sementara itu, forum web adalah platform elektronik yang memungkinkan Negara-negara Anggota, dalam jangka waktu terbatas, untuk berinteraksi dengan para kandidat melalui format tanya jawab. Forum web ini diharapkan akan berlangsung pada November 2026.

Kapan Dirjen baru dilantik?

Masa jabatan Direktur Jenderal yang terpilih pada Sidang Majelis Kesehatan Dunia ke-80 akan dimulai pada 16 Agustus 2027.

(isa/lom)
placeholder

HALAMAN:
1 2