Meninggal di Bui, Apa Peran Ratko Mladic di Pembantaian Muslim Bosnia?
Ratko Mladic, penjahat perang yang dihukum atas genosida pertama di tanah Eropa sejak Perang Dunia Kedua, meninggal dunia di penjara Den Haag di usia 84 tahun pada Kamis (27/8).
Mladic merupakan salah satu terpidana penjahat perang atas perannya dalam berbagai kejahatan selama perang yang berlangsung setelah Yugoslavia pecah dan pembantaian Muslim Bosnia.
Pengadilan internasional menyatakan Mladic bersalah atas genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan kejahatan perang dalam perang Bosnia dan Herzegovina pada 1992-1995. Pengadilan kemudian menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepadanya.
Apa kejahatan Ratko Mladic?
Mladic merupakan salah satu komandan militer paling terkenal dan paling kejam. Ia dikenal dengan julukan "Jagal Bosnia" karena perannya di perang yang berlangsung setelah pecahnya Yugoslavia.
Ratko Mladić adalah jenderal Serbia Bosnia yang dikenal karena peran pentingnya selama Perang Bosnia pada tahun 1990-an.
Lahir pada tahun 1943 di wilayah yang sekarang dikenal sebagai Bosnia dan Herzegovina, ia memiliki karier militer yang melejit dengan cepat, menjadi kepala Angkatan Darat Serbia Bosnia dan memiliki hubungan dekat dengan pemimpin politik Radovan Karadžić dikutipa laman EBSCO.
Mladić terkenal karena mengatur kampanye militer yang kejam terhadap warga sipil, termasuk penembakan Sarajevo dan pembantaian Srebrenica, yang mengakibatkan kematian sekitar 7.000 warga muslim Bosnia.
Tindakannya selama waktu itu menyebabkan ia didakwa oleh Pengadilan Kriminal Internasional untuk Bekas Yugoslavia (ICTY) atas genosida dan kejahatan perang.
Setelah bertahun-tahun menghindari penangkapan, Mladić ditangkap pada tahun 2011 dan kemudian diadili.
Pada tahun 2017, ia dinyatakan bersalah atas sepuluh tuduhan, termasuk genosida, dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.