Iran Bom Hanggar Drone AS di Yordania, Sejumlah Personel Diklaim Tewas

CNN Indonesia
Rabu, 02 Sep 2026 11:00 WIB
A screengrab from an Iranian state TV video says to show an Iranian missile flying through the air at an unknown location, in this screengrab obtained by Reuters on July 8, 2026. Iranian State TV/Handout via REUTERS   ATTENTION EDITORS - THIS PICTURE
IRGC mengatakan serangan rudal ini pembalasan atas serangan AS ke sebuah pesta pernikahan di Sirik, Provinsi Hormozgan. (Foto: via REUTERS/IRANIAN STATE TV)
Jakarta, CNN Indonesia --

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melancarkan serangan besar rudal balistik ke Pangkalan Udara Prince Hassan di Yordania, Rabu (2/9).

IRGC melalui pernyataannya menuturkan serangan itu menargetkan hanggar yang menampung drone jarak jauh RQ-4 dan MQ-9 milik Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pernyataan yang disiarkan oleh televisi pemerintah Iran, IRIB, IRGC mengklaim bahwa beberapa drone hancur, sejumlah personel penerbangan dan teknis AS tewas, serta sejumlah infrastruktur teknis terbakar.

Belum ada konfirmasi langsung dari pihak AS maupun Yordania mengenai klaim Iran tersebut.

IRGC mengatakan serangan itu merupakan pembalasan atas serangan AS terhadap sebuah perayaan pernikahan di Sirik, Provinsi Hormozgan.

Menurut IRGC, serangan tersebut mengenai sekitar 70 tamu, menewaskan empat orang, termasuk seorang anak, dan menyebabkan beberapa lainnya mengalami luka serius.

IRGC menyebut serangan terhadap Pangkalan Prince Hassan sebagai bentuk "pembalasan" atas serangan di Sirik tersebut.

Iran telah beberapa kali menargetkan pangkalan itu selama konflik yang sedang berlangsung, dan sebelumnya mengklaim telah menyerang fasilitas yang menampung drone MQ-9 milik AS di lokasi tersebut.

(rds)
placeholder