Mendiang Raja Harald V Pernah Pamer Peti Mati Mewahnya Senilai Rp35 M

CNN Indonesia
Rabu, 09 Sep 2026 15:15 WIB
Mendiang Raja Harald V dari Norwegia pernah bercanda soal peti mati mewah yang akan menjadi tempat peristirahatan terakhirnya bersama sang istri, Ratu Sonja. (Foto: AFP/ODD ANDERSEN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mendiang Raja Harald V dari Norwegia pernah bercanda soal peti mati mewah yang akan menjadi tempat peristirahatan terakhirnya bersama sang istri, Ratu Sonja. Peti mati tersebut diketahui menelan anggaran sekitar 20 juta kroner atau sekitar US$2 juta (setara Rp35 miliar).

Harald mengungkap keberadaan sarkofagus tersebut dalam pidatonya pada Oktober 2024. Saat itu, ia membuka pidatonya dengan menyebut kata "sarkofagus" sambil bercanda mengenai tempat peristirahatan terakhirnya.

Raja Harald menjelaskan bahwa anggaran pemerintah Norwegia saat itu mencantumkan dana khusus untuk pembuatan peti mati yang nantinya digunakan oleh dirinya dan Ratu Sonja.

"Anggaran pemerintah tahun ini mencakup sebuah pos yang, secara mengejutkan, mungkin mengingatkan pada piramida dan ruang pemakaman Mesir, sebelum beberapa orang terburu-buru mencari di Google, seperti yang kita katakan sekarang, untuk mencari arti kata tersebut," kata Harald.

"Saya harap peti mati itu dilapisi dengan baik agar tinggal di sana nyaman. Lagi pula, kita akan berada di sana cukup lama," tambahnya seperti dikutip AFP.

Harald juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah atas perhatian terhadap dirinya dan istrinya setelah mereka meninggal.

"Terima kasih atas kepedulian mereka terhadap kita di alam baka," katanya.

Harald meninggal dunia pada 28 Agustus lalu dalam usia 89 tahun. Ia akan dimakamkan di ruang bawah tanah makam kerajaan setelah upacara pemakaman di Katedral Oslo.

Upacara tersebut dijadwalkan berlangsung hari ini, Rabu (9/9) dimulai pukul 13.00 waktu setempat atau 11.00 GMT. Setelah upacara, peti mati Harald akan diarak menuju Kastil Akershus, benteng abad pertengahan yang menghadap Teluk Oslo.

Setibanya di Kastil Akershus, keluarga kerajaan akan mengikuti upacara tertutup sebelum jenazah Harald dimakamkan di makam kerajaan.

Sarkofagus Harald dan Ratu Sonja dirancang oleh firma arsitektur Norwegia Snøhetta. Firma tersebut juga dikenal sebagai perancang Gedung Opera Oslo dan Bibliotheca Alexandrina di Mesir.

Sarkofagus ganda itu akan ditempatkan berdampingan dengan dua sarkofagus lain di dalam makam kerajaan. Makam tersebut diresmikan pada 1949 sebagai bagian tambahan dari kapel Kastil Akershus.

Salah satu sarkofagus terbuat dari marmer putih. Sarkofagus tersebut menjadi tempat peristirahatan Raja Haakon VII, kakek Harald sekaligus raja pertama dari dinasti kerajaan saat ini, bersama istrinya, Ratu Maud.

Sementara itu, sarkofagus lainnya terbuat dari perunggu dengan lapisan patina berwarna hijau gelap. Sarkofagus tersebut menyimpan jenazah Raja Olav V dan Putri Mahkota Martha, orang tua Harald.

Kedua sarkofagus tersebut dirancang oleh arsitek Arnstein Arneberg, yang juga merancang mausoleum kerajaan.

Menurut surat kabar Aftenposten, penggunaan sarkofagus tersebut merupakan tradisi pemakaman yang secara khusus berlaku bagi keluarga kerajaan Norwegia.

Istana Kerajaan Norwegia sebelumnya mengatakan desain sarkofagus untuk Harald dan Sonja dibuat dengan tetap menghormati tradisi. Proses pembuatannya juga dilakukan melalui konsultasi dengan pasangan kerajaan tersebut.

Makam kerajaan di Kastil Akershus biasanya dapat dikunjungi masyarakat saat kastil dibuka untuk umum. Namun, makam tersebut kini ditutup bagi pengunjung.

(mge/rds)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK