Netanyahu Memasuki Suriah, Sebut Mau Kudeta Iran
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan Republik Islam Iran berada di ambang kehancuran, seiring dengan pertempuran intensif yang telah berlangsung selama enam bulan.
Netanyahu menyampaikan komentar itu saat berada di sisi Suriah Gunung Hermon perbatasan Israel-Suriah. Ia melakukan kunjungan bersama Menteri Pertahanan Israel Katz.
"Masih ada pekerjaan yang harus dilakukan - tugas utama adalah menjatuhkan rezim teror di Iran," ujar Netanyahu, dikutip AFP.
"Kita sudah sangat dekat dengan itu. Kita tahu bahwa seluruh poros itu pada akhirnya akan runtuh," imbuh dia.
Pasukan Israel ditempatkan di "zona keamanan" di Suriah Selatan sejak rezim Bashar Al Assad rontok.
Pasukan Zionis juga telah menduduki wilayah yang sebelumnya merupakan zona penyangga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Selain itu, Israel telah melakukan ratusan serangan di Suriah sejak Assad jatuh dan berulang kali melakukan penyusupan ke wilayah Suriah.
Sejumlah pejabat juga berulang kali berjanji menempatkan pasukan di zona keamanan. Langkah ini merupakan upaya Israel mencaplok area demiliterisasi yang lebih luas.
Lihat Juga :KILAS INTERNASIONAL Filipina Dikepung Kabut Asap sampai Dewi Sukarno Dituntut Jaksa Jepang |
Komentar Netanyahu muncul saat Iran dan AS masih berperang. AS dan sekutunya Israel lebih dulu menggempur Iran habis-habisan pada Februari.
Kedua negara sempat gencatan senjata dan menekan MoU tapi perang terus berlanjut hingga sekarang.
(isa/bac)