Temui Jokowi di Solo, Dubes Selandia Baru Bahas Peluang Kerja Sama
Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia Philip Nathan Taula menemui Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di kediamannya di Sumber, Solo, Kamis (10/9) sore.
Keduanya dilaporkan membahas peluang memperluas kerja sama kedua negara, terutama di sektor pertanian, energi baru terbarukan, dan pendidikan.
Philip mengatakan pertemuan dengan Jokowi menjadi kesempatan bagi pemerintah Selandia Baru untuk membicarakan kerja sama yang selama ini telah berjalan antara Jakarta dan Wellington.
"Saya dari New Zealand sedang dapat kesempatan bicara dengan Bapak Jokowi mengenai kerjasama antara Indonesia dan New Zealand dan pengalaman saya sampai sekarang sebagai Dubes mewakili pemerintah New Zealand," kata Philip usai pertemuan.
Menurut dia, sejumlah kerja sama tersebut akan diselaraskan dengan prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini. Ia menyebut di antaranya kerja sama di bidang pertanian, pendidikan, dan energi terbarukan.
"Khususnya bidang-bidang seperti itu," kata dia.
Philip membeberkan Jokowi pernah berkunjung langsung ke Selandia Baru. Menurutnya, Jokowi melihat peluang besar untuk memperluas kerja sama antara Indonesia dengan Selandia Baru.
"Dari pengalaman Bapak Jokowi yang pernah berkunjung ke New Zealand, beliau bilang bahwa melihat banyak potensi untuk meluaskan kerja sama antara New Zealand dan Indonesia," kata dia.
Philip mampir ke kediaman Jokowi dilaksanakan setelah kunjungan resminya ke Pemerintah Kota (Pemkot) Solo siang tadi. Kedatangan Philip disambut Wali Kota Solo, Respati Ardi di kantornya.
Respati mengatakan Solo tengah menjajaki peluang kerja sama dengan Selandia Baru di bidang ketenagakerjaan dan pendidikan.
Philip menilai pertemuan tersebut menjadi momentum untuk menjelaskan kepada Jokowi mengenai berbagai kerja sama yang tengah dilakukan pemerintah Selandia Baru dengan Indonesia.
"Dan tadi fokusnya adalah saya ingin mengirimkan tenaga kerja ke sana. Di sana ada peluang bagus sekali banyak di bidang agrikultur. Nah, kita akan dorong di sana supaya punya pengalaman satu dua tahun dan kembali ke Indonesia akan mengembangkan hal baik di Indonesia," kata Respati.
Selain mengirim tenaga kerja, Kota Solo juga tengah mengupayakan program pertukaran pelajar dengan Selandia Baru.
"Ini lagi kita gali peluang kerja samanya. Resminya sesegera mungkin akan kami sampaikan," kata dia.
(syd/rds)