Ulang Tahun, Paus Leo XIV Setop Potong Gaji Kardinal & Staf Vatikan

CNN Indonesia
Selasa, 15 Sep 2026 10:15 WIB
Paus Leo XIV mengembalikan gaji para kardinal dan pejabat senior Vatikan ke tingkat sebelum pandemi Covid-19. (REUTERS/Guglielmo Mangiapane)
Jakarta, CNN Indonesia --

Paus Leo XIV mengembalikan gaji para kardinal dan pejabat senior Vatikan ke tingkat sebelum pandemi Covid-19.

Kebijakan itu mencabut pemotongan gaji yang diberlakukan oleh pendahulunya, Paus Fransiskus, saat krisis pandemi.

Keputusan tersebut tertuang dalam dekrit kepausan yang diterbitkan pada Senin (14/9). Dekrit itu terbit bertepatan dengan ulang tahun ke-71 Paus Leo XIV, yang merupakan paus asal Amerika Serikat.

Dalam dekrit tersebut, Leo menyatakan kebijakan pemotongan gaji yang berlaku sejak pandemi resmi dicabut mulai 1 September 2026. Keputusan itu tidak berlaku surut.

Paus Fransiskus sebelumnya memangkas gaji para kardinal sebesar 10 persen pada 2021. Sementara itu, gaji pejabat senior Vatikan dipotong sebesar 8 persen.

Pemotongan tersebut dilakukan untuk mengurangi tekanan terhadap keuangan Tahta Suci yang terdampak pandemi Covid-19 dan menghadapi defisit anggaran kronis.

Menurut Leo, pemotongan gaji yang sebelumnya dinilai "diperlukan untuk menghadapi tantangan luar biasa akibat pandemi" kini dapat dicabut.

Meski demikian, Leo menegaskan lembaga-lembaga Vatikan tetap harus berupaya menjaga "kelangsungan ekonomi" mereka.

Seorang kardinal yang bertugas di Kuria Roma, badan administrasi pusat Gereja Katolik, diperkirakan menerima penghasilan sekitar 4.500 hingga 5.000 euro atau sekitar US$5.200-US$5.800 per bulan.

Keputusan menaikkan kembali gaji tersebut muncul ketika kondisi keuangan Tahta Suci mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan.

Dalam laporan tahunan yang diterbitkan pada Mei, bank Vatikan mencatat laba bersih sebesar 51 juta euro.

Selain soal gaji, Leo juga mengeluarkan dekrit terpisah pada Senin yang membatalkan rencana paus sebelumnya untuk memindahkan sebagian arsip Vatikan ke luar negara kota tersebut.

Dekrit itu menyebutkan bahwa sebuah gedung baru akan dibangun di wilayah Vatikan untuk menampung arsip tersebut.

(mge/bac)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK