KILAS INTERNASIONAL

Xi Jinping Pecat Jenderal Korupsi sampai Alasan Houthi Serang Saudi

CNN Indonesia
Selasa, 22 Sep 2026 05:50 WIB
China's President Xi Jinping swears under oath after being re-elected as president for a third term during the third plenary session of the National People's Congress (NPC) at the Great Hall of the People in Beijing on March 10, 2023. (Photo by NOEL
Presiden China Xi Jinping pecat jenderal karena tuduhan korupsi. Foto: AFP/NOEL CELIS
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Dua jenderal tinggi militer China dipecat oleh Presiden Xi Jinping karena dugaan korupsi di dalam tubuh Partai Komunis.

Sementara itu milisi Houthi di Yaman kembali menyerang Arab Saudi dengan rudal dan drone selama beberapa minggu terakhir, hingga menargetkan ibu kota Riyadh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut ulasannya dalam Kilas Internasional hari ini, Selasa (22/9).

Dugaan Korupsi di Partai Komunis, 2 Jenderal Top Militer China Dipecat

China memecat dua jenderal top militernya pada Senin (21/9) karena dugaan korupsi di dalam tubuh Partai Komunis.

Salah satu jenderal yang dipecat adalah Zhang Youxia yang menjabat sebagai wakil ketua senior dari dua Deputi Ketua Komisi Militer Pusat (Central Military Commission/CMC) yang merupakan jenderal berpangkat tertinggi di China.

Pada Januari, Kementerian Pertahanan menyatakan bahwa Zhang dan perwira lainnya, Liu Zhenli, "diduga melakukan pelanggaran disiplin dan hukum yang serius" atau kalimat eufimisme dari tindak pidana korupsi

Pengumuman tersebut merupakan bagian dari gerakan antikorupsi besar-besaran yang menjadi ciri masa kekuasaan Presiden Xi Jinping. Namun, terjeratnya Zhang secara khusus mengejutkan para pengamat karena senioritasnya dan persepsi bahwa ia dekat dengan pemimpin China tersebut.

Muazin Masjidil Haram Mekkah Meninggal Dunia

Muazin di Masjidil Haram di Mekkah, Arab Saudi, Syekh Ibrahim Al Madani, meninggal dunia pada Senin (21/9) dini hari.

Sebelum meninggal dunia, Al Madani sempat mengumandangkan adzan Subuh di Masjidil Haram pada Senin dini hari. Adzan Subuh tersebut menjadi seruan terakhir Al Madani dari Masjidil Haram.

Syekh Ibrahim Al Madani lahir di Madinah pada 1976. Ia tumbuh dalam keluarga religius dan mendapat pengaruh besar dari kakeknya yang merupakan penghafal Al-Qur'an.

Al Madani resmi diangkat sebagai muazin Masjidil Haram pada 1439 Hijriah atau 2017-2018. Lahir dan besar di Madinah membuat Al Madani sangat dipengaruhi tradisi dan gaya adzan khas Madinah.

Kenapa Milisi Houthi Serang Arab Saudi?

Milisi Houthi di Yaman kembali menyerang Arab Saudi dengan rudal dan drone pada Sabtu (19/9).

Serangan terbaru menyasar Riyadh dan fasilitas minyak di Yanbu. Hal tersebut menandai eskalasi besar setelah konflik kedua pihak kembali memanas dalam beberapa bulan terakhir.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengklaim menembakkan "sejumlah besar rudal balistik, rudal jelajah, dan drone" ke sejumlah "lokasi sensitif" di Riyadh.

Ia juga mengatakan menargetkan fasilitas perusahaan minyak nasional Arab Saudi di Yanbu, terminal penting di pesisir Laut Merah.

Sementara itu, Arab Saudi mengkonfirmasi bahwa pertahanan udaranya mencegat rudal yang mengarah ke Riyadh.

Juru bicara koalisi militer pimpinan Arab Saudi di Yaman, Mayor Jenderal Turki Al-Maliki, mengatakan pertahanan udara juga menggagalkan serangan terhadap "warga sipil dan infrastruktur sipil" di sejumlah wilayah lain.

(tim)