Macron Beri Izin Pesawat Netanyahu Lewati Langit Prancis ke New York

CNN Indonesia
Rabu, 23 Sep 2026 09:55 WIB
Pesawat yang membawa PM Israel Netanyahu akan melewati wilayah udara Prancis menuju New York. Foto: AFP/YAIR SAGI
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Presiden Prancis Emmanuel Macron disebut memberikan izin bagi pesawat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk melintasi wilayah udara Prancis, saat melakukan perjalanan ke New York.

Netanyahu terbang ke New York pada Selasa (22/9) untuk menghadiri Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa Bangsa.

"Ini adalah kali kelima. Sudah saatnya mengakhiri sikap Prancis yang mempermalukan dirinya sendiri dan menginjak-injak hukum internasional," kata anggota Parlemen Eropa, Emma Fouerreau, yang mengkritik langkah pemerintah Macron..

"Prancis di bawah kepemimpinan Macron sekali lagi mengizinkan Netanyahu, seorang penjahat, untuk terbang melintasi wilayah Prancis untuk menghadiri Sidang PBB. Padahal dia sedang menghadapi surat perintah penangkapan dari Mahkamah Pidana Internasional (ICC) atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza," imbuhnya, dikutip Anadolu Agency.

Ini bukan kali pertama Netanyahu menggunakan wilayah udara Prancis. Pesawat yang membawanya juga pernah melintasi Prancis pada Juli 2026, serta Februari, April, dan Juli 2025.

Sebelumnya dalam sebuah pernyataan video, Netanyahu memastikan hadiri Sidang Umum PBB meskipun diancam akan ditangkap oleh Wali Kota New York Zohran Mamdani.  Dia menegaskan akan datang dan menyampaikan "kebenaran" tentang tentara-tentara Israel, sekaligus kebenaran tentang Mamdani.

"Anda memalukan karena memicu kerusuhan terhadap warga Yahudi di New York," kata Netanyahu.

"Saya akan datang ke PBB, saya akan menyampaikan kebenaran tentang tentara-tentara kami yang heroik, dan saya akan menyampaikan kebenaran tentang Anda," lanjutnya.

Netanyahu disebut akan memangkas durasi kunjungannya di New York secara drastis . Menurut laporan media Israel, dia diperkirakan tiba di AS pada Kamis (24/9) pagi waktu setempat dan berpidato pada pukul 14.00 waktu New York, dan bertolak kembali ke Israel pada malam harinya.

Dilansir The New Arab, PM Israel itu diperkirakan tidak akan bermalam di AS, sehingga kunjungan yang awalnya direncanakan berlangsung lebih lama  kini dipangkas menjadi hanya beberapa jam saja. Dia juga membatalkan rencana singgah di Texas untuk bertemu dengan miliarder Elon Musk dan tidak akan membawa serta jurnalis di dalam pesawat kepresidenan resminya, "Wing of Zion".

Media Israel menyebut aksi protes dan kekhawatiran terkait keamanan sebagai alasan di balik kunjungan singkat Netanyahu.

Pesawatnya diperkirakan akan menghadiri Bandara Internasional John F. Kennedy di New York, dan justru mendarat di negara bagian New Jersey. Dia diperkirakan akan mendapatkan pengamanan ekstra ketat dengan keterlibatan Dinas Rahasia AS.

(dna)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK