Pidato di PBB, Netanyahu Sesumbar Israel Perangi Musuh di 7 Front
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sesumbar Israel saat ini tengah perang melawan tujuh front dan mengeklaim keputusannya menghancurkan nuklir Iran adalah perkara mudah.
Pernyataan itu dia sampaikan saat pidato di Sidang Majelis Umum PBB, New York, pada Kamis (24/9). Netanyahu mengatakan tahun lalu di forum yang sama, ia bersumpah mencegah Iran mengembangkan atom, senjata nuklir, yang diklaim untuk menghancurkan Israel dan dunia.
"Itu yang kami lakukan, sekarang izinkan saya mengatakan sesuatu yang membuat Anda terkejut," kata dia.
Netanyahu lalu berujar, "Menghancurkan nuklir Iran itu sulit. Sangat sulit dilakukan. Tapi, buat saya itu adalah keputusan yang sangat mudah yang dilakukan sebagai perdana menteri."
PM Israel itu mengeklaim jika dia tak melakukan hal tersebut banyak orang akan tewas. Iran berulang kali menegaskan program nuklir mereka untuk kepentingan sipil bukan membuat senjata.
Dia bahkan sesumbar ada banyak negara yang menyampaikan terima kasih ke Israel atas tindakan mereka terhadap nuklir Iran.
Pada Juni tahun lalu, Israel dibantu sekutu dekatnya Amerika Serikat membombardir fasilitas nuklir Iran di Isfahan, Natanz, dan Fordow. Operasi militer itu sempat membuat fasilitas nuklir tersebut mengalami gangguan, meski Teheran mengeklaim tak ada kebocoran.
Pada Februari lalu, AS-Israel kembali menggempur habis-habisan Iran dengan tujuan memusnahkan program nuklir dan mengganti rezim negara itu. Keduanya masih belum tercapai. Pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei memang tewas tapi kepemimpinan tetap berjalan seperti sebelumnya.
Perang tujuh front
Di kesempatan itu, Netanyahu juga menyampaikan apa yang dia sebut "ancaman" untuk Israel. "Selama tiga tahun belakangan, tentara pahlawan kami berjuang hari demi hari menghadapi perang tujuh front," kata dia.
Netanyahu bahkan membandingkan luas Israel yang menghadapi banyak serangan dengan New Jersey, negara bagian Amerika Serikat.
"Anda tahu ada negara seukuran New Jersey yang sanggup menghadapi perang tujuh front? Dan selama tiga tahun?" ujar dia.
Tujuh front yang dimaksud adalah Hamas di Jalur Gaza Palestina, kelompok di Tepi Barat, Hizbullah di Lebanon, Houthi di Yaman, Iran, milisi di Irak dan milisi di Suriah. Kelompok-kelompok tersebut, tuding Netanyahu, bersekongkol untuk memusnahkan Israel.
"Mereka gagal. Bukannya runtuh, kami justru memberi pukulan telak ke mereka," ungkap dia.
(isa/dna)