Saudi Rapat Darurat dengan Turki-Pakistan Hadapi Ancaman Houthi
Negara anggota Pakta Mekkah yakni Arab Saudi, Turki, dan Pakistan akan menggelar pertemuan darurat usai milisi penguasa Yaman, Houthi, melancarkan serangan ke Saudi beberapa waktu terakhir.
Rencana pertemuan itu disampaikan Kementerian Luar Negeri Saudi dalam rilis resmi usai Menlu ketiga negara itu menggelar pertemuan pada Kamis (25/9).
Lihat Juga : |
"Pertemuan [para menlu] tersebut membahas pengaturan untuk menggelar pertemuan darurat para kepala staf di ketiga negara, " demikian pernyataan resmi Kemlu Saudi di X, Jumat.
Pernyataan itu lalu berlanjut, "Dengan tujuan membahas cara-cara pendukung bagi Kerajaan sesuai dengan Perjanjian Mekkah untuk Pertahanan Bersama."
Saudi juga menekankan klausul pakta ini yang berbunyi bahwa setiap agresi terhadap salah satu anggota dianggap sebagai serangan terhadap semua pihak.
Para Menlu juga membahas situasi terkini di Timur Tengah dan menekankan betapa penting memperkuat prinsip hukum internasional, kebaikan hubungan antar tetangga, dan saling menghormati kedaulatan negara serta tak campur tangan dalam urusan internal negeri mereka.
Mereka juga mendukung upaya untuk meredakan konflik hingga solusi damai permanen bisa segera tercapai.
Pertemuan para Menlu itu dan rencana pertemuan kepala staf negara anggota ini muncul usai Houthi kembali menggempur sejumlah wilayah di Saudi.
Terbaru, Saudi menyatakan telah mencegat rudal balistik Houthi. Di hari yang sama, mereka mengeluarkan peringatan untuk wilayah Kota Suci Mekkah, Jeddah, hingga Yanbu.
Saudi dan Houthi saling gempur dalam beberapa waktu terakhir. Mereka juga saling menyerang infrastruktur seperti bandara hingga gudang senjata.
Pertempuran itu terjadi di tengah perang Amerika Serikat dan Iran terutama di Selat Hormuz.