Jaksa Agung Bolivia Ditangkap Terkait Kartel Narkoba

CNN Indonesia
Kamis, 01 Okt 2026 20:05 WIB
Polisi Bolivia menangkap Jaksa Agung Roger Mariaca, dua hari usai AS membatalkan visanya terkait tuduhan keterlibatan dengan kartel narkoba. (iStockphoto/Ocskaymark)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi Bolivia menangkap Jaksa Agung Roger Mariaca, dua hari usai Amerika Serikat membatalkan visanya terkait tuduhan keterlibatan dengan kartel narkoba.

"Penangkapan Jaksa Agung Mariaca terkonfirmasi," kata seorang sumber dari Kementerian Pemerintahan kepada AFP.

Selain Mariaca, media lokal juga melaporkan bahwa Jaksa Santa Cruz Alberto Zeballos turut ditangkap.

Zeballos termasuk di antara daftar orang yang dituduh Kementerian Luar Negeri AS memiliki hubungan dengan perdagangan narkoba maupun berkonspirasi melawan pemerintahan. AS pekan ini merilis daftar nyaris 20 orang terkait tuduhan tersebut.

Dalam video yang beredar di media sosial, polisi Bolivia juga dikabarkan menggerebek kantor kejaksaan di Sucre.

[Gambas:Video CNN]

"Kami mengecam di hadapan seluruh rakyat Bolivia invervensi ini yang dilakukan secara ilegal," kata kepala komunikasi kantor kejaksaan, Claudia Pardo, seperti dikutip AFP.

Kantor Kejaksaan Agung dan Santa Cruz belum memberikan pernyataan mengenai penangkapan ini.

AS sebelumnya menyatakan bahwa Mariaca menerima suap untuk memfasilitasi perdagangan narkoba dan membantu para kriminal lolos dari jerat hukum.

Kejaksaan Agung telah membantah tuduhan tersebut. Dalam pernyataan pada Senin (27/9), Kejaksaan menegaskan langkah AS merupakan tindakan campur tangan dan tekanan politis.

(blq/bac)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK