Terungkap Menantu Trump Punya Saham Terbesar di Perusahaan Israel
CNN Indonesia
Rabu, 07 Okt 2026 17:30 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Menantu Presiden AS Donald Trump, Jared Kushner, merupakan salah satu negosiator untuk konflik Timteng. (AFP/TASOS KATOPODIS)
Investigasi CNN menggunakan aturan transparansi keuangan Israel untuk menelusuri investasi Phoenix Financial, perusahaan yang berbasis di Tel Aviv.
Affinity Partners menggandakan kepemilikannya di Phoenix tahun lalu, tidak lama sebelum Trump kembali ke Gedung Putih.
CNN mengecualikan investasi Phoenix melalui rekening pensiun dan berfokus pada kepemilikan perusahaan tersebut di sektor asuransi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dokumen yang diperoleh CNN hanya mencakup sebagian kepemilikan Phoenix. Namun, dokumen tersebut menunjukkan Phoenix telah menginvestasikan ratusan juta dolar di Elbit Systems.
Phoenix juga memiliki saham setidaknya delapan perusahaan lain yang memasok peralatan untuk militer Israel.
Perusahaan-perusahaan itu menyediakan berbagai peralatan, mulai dari drone dan kapal perang hingga mesin penghancur.
Sembilan perusahaan yang diidentifikasi CNN mengalami kenaikan nilai saham pada tahun lalu. Sejumlah perusahaan juga menyatakan perang di Gaza meningkatkan permintaan terhadap bisnis mereka.
Affinity Partners tidak secara langsung memiliki saham di sembilan perusahaan tersebut. Namun, perusahaan Kushner berpotensi mendapatkan keuntungan jika Phoenix memperoleh laba dari investasinya.
Kushner bahkan pernah menyebut Phoenix sebagai "investasi terbaik" Affinity pada September 2025.
Meski demikian, CNN tidak menemukan bukti bahwa tindakan Kushner sebagai diplomat secara langsung memengaruhi investasi yang ditelusuri dalam laporan tersebut.
Pengacara Kushner juga mengatakan kliennya tidak pernah berpartisipasi atau mengarahkan keputusan Phoenix terkait investasi.
Sehari setelah laporan CNN terbit, Kushner memberikan tanggapan melalui media sosial X. Ia menyebut pemberitaan tersebut "sangat menyesatkan".
Namun, Kushner tidak menjelaskan bagian mana dari laporan CNN yang menurutnya tidak akurat.
"Berita-berita yang menyesatkan tidak akan mengalihkan perhatian saya dari pekerjaan yang diminta Presiden Trump untuk saya lakukan: membantu mengakhiri perang, menyatukan orang-orang, dan mewujudkan perdamaian. Pekerjaan itu terlalu penting," tulis Kushner.
Garcia kemudian menanggapi unggahan tersebut dalam suratnya.
"Terlepas dari penyangkalan Anda atas perilaku yang tidak pantas, faktanya tetap bahwa Anda telah diizinkan untuk memegang posisi dengan kekuasaan dan tanggung jawab yang sangat besar, dikecualikan dari persyaratan pengungkapan keuangan dan pengawasan eksternal," tulis Garcia.
Kaitan dengan perang Ukraina
Laporan CNN bukan satu-satunya pemberitaan yang menyoroti hubungan antara pekerjaan diplomatik Kushner dan bisnisnya.
The New York Times sebelumnya melaporkan adanya "keterkaitan" lain antara peran diplomatik sukarela Kushner dan kepentingan bisnisnya dalam pembicaraan mengenai perang Ukraina.
Menurut laporan tersebut, pembicaraan AS dengan Rusia untuk mengakhiri perang berkembang hingga mencakup kesepakatan bernilai miliaran dolar untuk menjual aset minyak milik salah satu perusahaan energi terbesar Rusia kepada kelompok investor yang memiliki hubungan dengan Steve Witkoff dan Kushner.
Witkoff dan Kushner merupakan dua negosiator utama pemerintahan Trump dalam pembicaraan tersebut.
Juru bicara Witkoff mengatakan kepada The New York Times bahwa Witkoff tidak memiliki konflik kepentingan maupun kepentingan finansial dalam kesepakatan tersebut. Ia juga mengatakan Witkoff menjalankan tugasnya untuk pemerintah AS "dengan biaya sendiri".
Pengacara Kushner tidak menjawab pertanyaan CNN mengenai laporan tersebut.
Garcia dan sejumlah anggota Demokrat telah lama meminta penjelasan dari Gedung Putih dan keluarga Trump mengenai dugaan praktik suap, kesepakatan timbal balik, serta kemungkinan penggunaan dana asing untuk memperoleh akses kepada presiden dan memengaruhi kebijakan AS.
Pada Maret, Garcia bersama Senator Oregon Ron Wyden juga meminta informasi dari Gedung Putih mengenai penggalangan dana Affinity Partners di Timur Tengah.
Kushner mengamankan investasi US$2 miliar dari dana kekayaan negara Arab Saudi pada 2021. Permintaan informasi tersebut mempertanyakan investasi itu karena dilakukan ketika Kushner juga memiliki hubungan kerja dengan pemerintahan Trump.
Kushner maupun Affinity Partners sebelumnya tidak menanggapi permintaan informasi dari anggota Kongres tersebut.
Namun, kewenangan Garcia saat ini masih terbatas.
Komite Pengawasan dan Reformasi Pemerintah DPR merupakan salah satu komite investigasi utama di DPR, tetapi permintaan informasi dari anggota partai minoritas bersifat sukarela dan dapat diabaikan tanpa konsekuensi hukum.
Surat panggilan atau subpoena hanya dapat dikeluarkan dengan persetujuan ketua komite atau melalui pemungutan suara komite.
Jika keseimbangan kekuasaan DPR berubah setelah pemilu paruh waktu November, Demokrat akan memiliki kewenangan lebih besar untuk membuka investigasi resmi.
Situasi itu juga akan menjadi kebalikan dari langkah Partai Republik setelah mereka memenangkan mayoritas DPR pada 2023.
Saat itu, Komite Pengawasan, Komite Kehakiman, dan Komite Cara dan Sarana membuka penyelidikan terhadap urusan bisnis Hunter Biden di luar negeri dan menuduhnya mengambil keuntungan dari posisi ayahnya, Joe Biden, sebagai presiden.
Perusahaan milik menantu Presiden Amerika SerikatDonald Trump, Jared Kushner, terungkap sebagai pemegang saham terbesar di perusahaan Israel yang berinvestasi di sejumlah pemasok militer Zionis.
Anggota Kongres AS dari Partai Demokrat pun mulai melakukan penyelidikan atas temuan dari laporan investigatif CNN tersebut.
Anggota DPR AS Robert Garcia, anggota senior Komite Pengawasan DPR, mengirim surat kepada perusahaan investasi Kushner, Affinity Partners, pada Senin (5/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Garcia mengatakan anggota Demokrat di komite tersebut sedang menyelidiki cara Presiden Donald Trump dan keluarganya memperoleh keuntungan finansial dari akses mereka terhadap kekuasaan.
"Saya meminta informasi rinci tentang urusan bisnis Anda di Timur Tengah untuk memahami apakah keuntungan finansial Anda yang signifikan diperoleh dengan mengorbankan keselamatan dan keamanan warga Amerika," tulis Garcia dalam surat tersebut.
Surat itu menjadi tanda bahwa anggota DPR dan Demokrat berencana meningkatkan pengawasan terhadap bisnis keluarga Trump di AS dan luar negeri jika mereka kembali menguasai mayoritas dalam pemilu paruh waktu musim gugur ini.
Pengacara Kushner bantah kritik Garcia
Pengacara Kushner membantah kritik Garcia. Ia justru menyoroti kepemilikan investasi Garcia yang berkaitan dengan perusahaan yang menjadi sorotan dalam laporan CNN.
Laporan investigatif CNN sebelumnya menelusuri hubungan Affinity Partners dengan Phoenix Financial, perusahaan jasa keuangan Israel yang menjadikan Affinity sebagai investor terbesar. Phoenix juga memiliki saham di Elbit Systems, produsen senjata terbesar Israel.
"Surat Rep. Garcia adalah contoh sempurna dari ironi: Seorang anggota Kongres mempertanyakan seorang warga negara biasa karena memiliki kepentingan dalam saham yang sama di mana anggota tersebut juga memiliki kepentingan," kata pengacara Kushner kepada CNN.
Ia mengatakan Kushner tidak terlibat dalam keputusan Phoenix untuk membeli atau menjual aset.
"Jared tidak memiliki peran dalam memutuskan apa yang dibeli atau dijual Phoenix," ujarnya.
Dokumen pengungkapan keuangan terbaru Garcia menunjukkan dana pensiunnya dikelola melalui California Public Employees' Retirement System dan California State Teachers Retirement System. Kedua lembaga tersebut memiliki saham di Phoenix Financial atau Elbit Systems.
Juru bicara Garcia, Sara Guerrero, membantah tudingan tersebut. Ia mengatakan pengacara Kushner hanya berusaha mengalihkan perhatian dari perilaku kliennya.
Menurut Guerrero, Garcia tidak memperdagangkan saham tersebut. Ia juga tidak memiliki kendali atas dana pensiunnya dan tidak dapat memilih saham yang dibeli oleh kedua program tersebut.
"[Kushner] menghasilkan jutaan dolar tanpa pertanggungjawaban, sementara dia melakukan perjalanan ke Timur Tengah atas nama ayah mertuanya," kata Guerrero.
Garcia juga menyoroti potensi konflik kepentingan antara investasi Affinity Partners dan pekerjaan Kushner sebagai utusan perdamaian Timur Tengah untuk pemerintahan Trump.
"Konflik kepentingan yang tampak jelas antara investasi Affinity Partners dan pekerjaan Anda di Timur Tengah, dan khususnya potensi pembuatan kesepakatan yang korup mengingat kepentingan yang saling bertentangan tersebut, menuntut pengawasan dan akuntabilitas dari Kongres," demikian isi surat Garcia.
Pengacara Kushner tidak menanggapi pertanyaan CNN mengenai peran kliennya sebagai negosiator pemerintahan Trump.
Bersambung ke halaman berikutnya...
Laporan Investigasi CNN
Menantu Presiden AS Donald Trump, Jared Kushner, merupakan salah satu negosiator untuk konflik Timteng. (AFP/TASOS KATOPODIS)
Investigasi CNN menggunakan aturan transparansi keuangan Israel untuk menelusuri investasi Phoenix Financial, perusahaan yang berbasis di Tel Aviv.
Affinity Partners menggandakan kepemilikannya di Phoenix tahun lalu, tidak lama sebelum Trump kembali ke Gedung Putih.
CNN mengecualikan investasi Phoenix melalui rekening pensiun dan berfokus pada kepemilikan perusahaan tersebut di sektor asuransi.
Dokumen yang diperoleh CNN hanya mencakup sebagian kepemilikan Phoenix. Namun, dokumen tersebut menunjukkan Phoenix telah menginvestasikan ratusan juta dolar di Elbit Systems.
Phoenix juga memiliki saham setidaknya delapan perusahaan lain yang memasok peralatan untuk militer Israel.
Perusahaan-perusahaan itu menyediakan berbagai peralatan, mulai dari drone dan kapal perang hingga mesin penghancur.
Sembilan perusahaan yang diidentifikasi CNN mengalami kenaikan nilai saham pada tahun lalu. Sejumlah perusahaan juga menyatakan perang di Gaza meningkatkan permintaan terhadap bisnis mereka.
Affinity Partners tidak secara langsung memiliki saham di sembilan perusahaan tersebut. Namun, perusahaan Kushner berpotensi mendapatkan keuntungan jika Phoenix memperoleh laba dari investasinya.
Kushner bahkan pernah menyebut Phoenix sebagai "investasi terbaik" Affinity pada September 2025.
Meski demikian, CNN tidak menemukan bukti bahwa tindakan Kushner sebagai diplomat secara langsung memengaruhi investasi yang ditelusuri dalam laporan tersebut.
Pengacara Kushner juga mengatakan kliennya tidak pernah berpartisipasi atau mengarahkan keputusan Phoenix terkait investasi.
Sehari setelah laporan CNN terbit, Kushner memberikan tanggapan melalui media sosial X. Ia menyebut pemberitaan tersebut "sangat menyesatkan".
Namun, Kushner tidak menjelaskan bagian mana dari laporan CNN yang menurutnya tidak akurat.
"Berita-berita yang menyesatkan tidak akan mengalihkan perhatian saya dari pekerjaan yang diminta Presiden Trump untuk saya lakukan: membantu mengakhiri perang, menyatukan orang-orang, dan mewujudkan perdamaian. Pekerjaan itu terlalu penting," tulis Kushner.
Garcia kemudian menanggapi unggahan tersebut dalam suratnya.
"Terlepas dari penyangkalan Anda atas perilaku yang tidak pantas, faktanya tetap bahwa Anda telah diizinkan untuk memegang posisi dengan kekuasaan dan tanggung jawab yang sangat besar, dikecualikan dari persyaratan pengungkapan keuangan dan pengawasan eksternal," tulis Garcia.
Kaitan dengan perang Ukraina
Laporan CNN bukan satu-satunya pemberitaan yang menyoroti hubungan antara pekerjaan diplomatik Kushner dan bisnisnya.
The New York Times sebelumnya melaporkan adanya "keterkaitan" lain antara peran diplomatik sukarela Kushner dan kepentingan bisnisnya dalam pembicaraan mengenai perang Ukraina.
Menurut laporan tersebut, pembicaraan AS dengan Rusia untuk mengakhiri perang berkembang hingga mencakup kesepakatan bernilai miliaran dolar untuk menjual aset minyak milik salah satu perusahaan energi terbesar Rusia kepada kelompok investor yang memiliki hubungan dengan Steve Witkoff dan Kushner.
Witkoff dan Kushner merupakan dua negosiator utama pemerintahan Trump dalam pembicaraan tersebut.
Juru bicara Witkoff mengatakan kepada The New York Times bahwa Witkoff tidak memiliki konflik kepentingan maupun kepentingan finansial dalam kesepakatan tersebut. Ia juga mengatakan Witkoff menjalankan tugasnya untuk pemerintah AS "dengan biaya sendiri".
Pengacara Kushner tidak menjawab pertanyaan CNN mengenai laporan tersebut.
Garcia dan sejumlah anggota Demokrat telah lama meminta penjelasan dari Gedung Putih dan keluarga Trump mengenai dugaan praktik suap, kesepakatan timbal balik, serta kemungkinan penggunaan dana asing untuk memperoleh akses kepada presiden dan memengaruhi kebijakan AS.
Pada Maret, Garcia bersama Senator Oregon Ron Wyden juga meminta informasi dari Gedung Putih mengenai penggalangan dana Affinity Partners di Timur Tengah.
Kushner mengamankan investasi US$2 miliar dari dana kekayaan negara Arab Saudi pada 2021. Permintaan informasi tersebut mempertanyakan investasi itu karena dilakukan ketika Kushner juga memiliki hubungan kerja dengan pemerintahan Trump.
Kushner maupun Affinity Partners sebelumnya tidak menanggapi permintaan informasi dari anggota Kongres tersebut.
Namun, kewenangan Garcia saat ini masih terbatas.
Komite Pengawasan dan Reformasi Pemerintah DPR merupakan salah satu komite investigasi utama di DPR, tetapi permintaan informasi dari anggota partai minoritas bersifat sukarela dan dapat diabaikan tanpa konsekuensi hukum.
Surat panggilan atau subpoena hanya dapat dikeluarkan dengan persetujuan ketua komite atau melalui pemungutan suara komite.
Jika keseimbangan kekuasaan DPR berubah setelah pemilu paruh waktu November, Demokrat akan memiliki kewenangan lebih besar untuk membuka investigasi resmi.
Situasi itu juga akan menjadi kebalikan dari langkah Partai Republik setelah mereka memenangkan mayoritas DPR pada 2023.
Saat itu, Komite Pengawasan, Komite Kehakiman, dan Komite Cara dan Sarana membuka penyelidikan terhadap urusan bisnis Hunter Biden di luar negeri dan menuduhnya mengambil keuntungan dari posisi ayahnya, Joe Biden, sebagai presiden.