Presiden Raul Mulino Umumkan Gempa M 7,7 Panama Bencana Besar

CNN Indonesia
Sabtu, 10 Okt 2026 07:48 WIB
Presiden Panama Jose Raul Mulino mengumumkan gempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang negaranya sebagai "bencana besar." (REUTERS/Enea Lebrun)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Panama Jose Raul Mulino mengumumkan gempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang negaranya sebagai "bencana besar" karena menyebabkan sejumlah jalan dan bangunan ambruk.

"Kita sedang menghadapi bencana besar," kata Mulino, seperti dikutip AFP.

Gempa bumi dahsyat melanda Panama pada Jumat (9/10) yang berepisentrum di kota terpencil Pitaloza Arriba. Gempa terjadi dua kali dengan skala 6,6 dan 7,7.

Di Kota Panama, yang berjarak sekitar 200 kilometer dari pusat gempa, terjadi kepanikan saat orang-orang bergegas keluar dari gedung-gedung tinggi.

"Saya khawatir karena guncangannya sangat kuat dan berlangsung lama. Benda-benda berat seperti lemari, tempat tidur, dan semua peralatan dapur bergoyang," kata Salomon Andion (46), kepada AFP.

Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan air jatuh dari kolam renang di atap sebuah gedung yang tingginya lebih dari 20 lantai.

[Gambas:Video CNN]

Video lainnya menampilkan sebuah jembatan di atas Terusan Panama berguncang hebat namun tetap utuh saat kendaraan melintas.

"Itu mengerikan. Kami belum pernah mengalaminya. Putri saya terjebak di sekolah," kata Juana Alveo (38) di sebuah toko di Kota Penonome, Provinsi Cocle.

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa imbas gempa. Laporan mengenai kerusakan juga belum ada yang begitu besar jika dibandingkan dengan kekuatan gempa.

Badan Survei Geologi AS sebelumnya mencatat gempa Panama bermagnitudo 8,0. Namun, angkanya kemudian direvisi menjadi 7,7.

Peringatan tsunami sempat dikeluarkan, terutama untuk wilayah Pasifik timur. Kendati begitu, peringatan tak lama dicabut setelah ancaman mereda.

Menurut Menteri Kesehatan Fernando Boyd, daerah yang paling terdampak gempa sejauh ini adalah Provinsi Herrera dan Cocle serta Los Santos di bagian tenggara.

Ia berujar Kota Tonosi di Los Santos benar-benar terisolasi.

"Kami sedang berupaya mencari cara untuk sampai ke sana melalui udara, karena tidak mungkin melalui darat," katanya.

(blq/bac)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK