Iran Bantah Ikut Campur Operasi Houthi Gempur Arab Saudi

CNN Indonesia
Sabtu, 17 Okt 2026 14:00 WIB
Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, 13 Orang Tewas. (via REUTERS/Saudi Ministry of Media)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Luar Negeri Iran membantah terlibat dalam serangan milisi Houthi ke Arab Saudi menyusul eskalasi konflik kedua pihak ini dalam beberapa waktu terakhir.

"Republik Islam Iran menolak tuduhan apapun bahwa Iran berperan dalam operasi Yaman [Houthi]," kata Juru bicara Kemlu Iran Ismail Baghaei pada Jumat (16/10), dikutip AFP.

Dia lalu berujar, "Angkatan Bersenjata Yaman bertindak sesuai kepentingan dan penilaian mereka sendiri. Dan klaim tersebut tak bisa dipercaya oleh mereka yang memahami hubungan Iran dan sekutunya."

Baghaei justru menegaskan Iran bersedia menjadi fasilitator dalam konflik Saudi vs Houthi.

"[Iran] selalu siap menggunakan pengaruhnya untuk membantu mengakhiri permusuhan," ungkap dia.

Komentar Baghaei muncul usai Wakil Menteri Diplomasi Publik Kemlu Saudi Rayed Krimly menuding Iran "mendorong" eskalasi yang melibatkan Riyadh dan Houthi.

Dia juga menyebut pemerintahan yang berbasis di Teheran terus memasok senjata ke milisi penguasa Yaman itu.

"Iran terus mempersenjatai, melatih, dan mendukung milisi Houthi yang melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB. Kami berpendapat eskalasi yang dilakukan Houthi di tahap terbaru konflik ini didorong Iran," ungkap Krimly.

Lebih lanjut, Krimly mengatakan Saudi tetap berkomunikasi dengan Iran, meski Teheran tak bersedia memberi konsesi.

Selain menuduh Iran, Wamen Saudi ini juga menuduh Houthi menolak bertemu di Oman seiring pertempuran yang meningkat di antara kedua pihak.

"Di awal eskalasi ini, kami meminta mereka bertemu di Muscat, Oman. Dan mereka menolak. Ini adalah komunikasi terakhir yang terjadi beberapa pekan lalu," kata dia.

Koalisi Saudi dan Houthi saling gempur dalam beberapa bulan terakhir. Milisi itu melancarkan serangan karena Riyadh menggempur bandara Sanaa.

Pertempuran pun terus berlangsung hingga sekarang. Houthi menyerang fasilitas sipil Saudi termasuk bandara internasional. Sementara itu, koalisi Saudi menyerang sejumlah wilayah yang dikuasai milisi tersebut di Yaman.

(isa/isn)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK