Kata-kata Kim Jong Un saat Muncul di Pameran usai Dirumorkan Meninggal
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, muncul di hadapan publik dengan mengunjungi Pameran Pakaian dan Alas Kaki Nasional 2026 di Pyongyang pada Senin (19/10).
Kemunculan Kim Jong Un terjadi setelah beredar rumor di media sosial yang mengklaim bahwa ia meninggal dunia akibat pendarahan otak, meski kabar tersebut belum terverifikasi.
Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) melaporkan Kim mengunjungi pameran tersebut untuk melihat perkembangan industri ringan Korea Utara. Dalam kunjungan itu, Kim menyatakan kepuasannya terhadap produk-produk yang dipamerkan karena menunjukkan perkembangan yang "cepat dan substansial".
Foto-foto yang dirilis media pemerintah memperlihatkan Kim didampingi istrinya, Ri Sol Ju, dan putrinya, Kim Ju Ae.
KCNA melaporkan pameran tersebut menampilkan lebih dari 70.700 produk pakaian dari lebih dari 30 jenis. Selain itu, terdapat lebih dari 170.000 pasang sepatu dari lebih dari 60 jenis yang diproduksi berbagai pabrik industri ringan di seluruh Korea Utara.
Kim menilai produk-produk tersebut menunjukkan keberhasilan kebijakan pembangunan regional yang menjadi salah satu program unggulannya.
"Ini adalah demonstrasi yang jelas tentang validitas dan vitalitas kebijakan Partai yang bertujuan untuk menghilangkan perbedaan antara daerah pusat dan daerah serta antara daerah perkotaan dan pedesaan dan mencapai pembangunan serentak dan seimbang di seluruh negeri," kata Kim, seperti dikutip KCNA, Selasa (20/10).
Pada 2024, Kim meluncurkan kebijakan pembangunan regional yang menargetkan pembangunan pabrik modern di 20 kota dan kabupaten setiap tahun selama 10 tahun, lapor Korea Joong Ang Daily.
Sebelumnya, seorang pengguna media sosial di X, Xie, menyebarkan rumor mengenai kematian Kim.
"Menurut rumor yang beredar, pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong Un tiba-tiba mengalami pendarahan otak dan jatuh koma. Karena fasilitas medis Korea Utara dinilai tertinggal dan tidak mampu memberikan pertolongan dengan cepat, negara tersebut terpaksa meminta bantuan China. Rumah Sakit Concord Beijing segera mengirimkan tim ahli medis ke Korea Utara untuk membantu menyelamatkan Kim Jong Un," kata Xie, Senin (19/10).
Dalam unggahan tersebut, Xie juga mengklaim adik perempuan Kim, Kim Yo Jong, telah mengambil alih kendali pemerintahan. Selain itu, ia menyebut sekitar 9.000 tentara China telah dikirim ke Pyongyang di tengah kekhawatiran mengenai suksesi kepemimpinan Korea Utara.
Namun, seluruh klaim tersebut belum terverifikasi. Tidak ada konfirmasi resmi yang membuktikan Kim meninggal dunia, Kim Yo Jong mengambil alih kekuasaan, atau tentara China dikerahkan ke Korea Utara.
Sebaliknya, kantor berita Korea Selatan, Yonhap, merilis foto-foto yang memperlihatkan Kim menghadiri pameran industri di Pyongyang bersama putrinya pada Senin (19/10).
(mge/bac)