Wakil Wali Kota Saijo di Prefektur Ehime Jepang, Akihiro Nabae, meninggal dunia usai tertimpa dan terhimpit mikoshi atau tandu hias raksasa saat festival Kakikurabe pada Sabtu (17/10) lalu.
Japan Times melaporkan insiden itu terjadi sekitar pukul 17.45 sore waktu setempat di bantaran sungai Prefektur Ehime.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nabae merupakan salah satu orang yang ikut mengangkat tandu raksasa bersama para peserta. Menurut pihak kepolisian, ia terjebak di bawah tandu ketika tandu diarak, dan dilarikan ke rumah sakit namun meninggal dunia satu jam kemudian.
Wakil direktur kepolisian Saijo, Makoto Hagiyama, mengatakan pihaknya masih menyelidiki apakah tandu raksasa yang diangkat Nabae jatuh atau sang pejabat hilang keseimbangan saat peristiwa terjadi.
Tandu yang diangkat Nabae sendiri memiliki bobot sekitar tiga ton.
Festival Kakikurabe adalah tradisi kompetisi mengangkat kereta hias. Dalam situs resminya, pemerintah kota menggambarkan festival tersebut sebagai perayaan yang megah dan meriah dengan arak-arakan tandu hias yang diukir menyerupai bunga, burung, dan prajurit.
Tradisi ini berasal dari zaman Edo di Jepang (1603-1868) dan diselenggarakan sebagai ungkapan syukur kepada para dewa atas hasil panen biji-bijian yang melimpah.
Pekan sebelumnya, dua orang juga dilaporkan meninggal dunia dalam dua festival terpisah di wilayah Osaka bagian barat. Tandu hias yang dibawa peserta terbalik saat mereka berusaha melakukan manuver berkecepatan tinggi.

