Xi Jinping Kirim Utusan ke Timteng saat AS Ancam Serang Iran Lagi
Presiden China Xi Jinping menyatakan akan mengirim utusan ke Timur Tengah di tengah ancaman serangan baru Amerika Serikat terhadap Iran.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun mengatakan situasi di Timur Tengah saat ini sangat memprihatinkan sehingga Beijing berniat mengirim langsung utusan yang akan datang dalam waktu dekat.
Keputusan ini dibuat setelah AS belakangan dikabarkan hendak melancarkan serangan baru ke Iran usai pemilihan paruh waktu AS digelar pada November. Serangan itu disebut-sebut akan melibatkan Mother of All Bombs, bom non-nuklir terkuat Washington.
Selain konflik AS vs Iran, Timur Tengah belakangan juga panas setelah kelompok milisi Houthi Yaman membombardir Arab Saudi sejak beberapa bulan terakhir. Sejumlah orang, termasuk jemaah umrah, tewas akibat serangan di bandara oleh Houthi.
Pada Senin (26/10), Saudi, Pakistan, dan Turki kompak mendatangi Iran untuk membahas krisis ini.
Al Jazeera melaporkan Menteri Pertahanan Arab Saudi Khalid bin Salman Al Saud, kepala militer Pakistan Asim Munir, dan kepala intelijen Turki Ibrahim Kalin bertemu dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian diduga untuk membahas keamanan regional.
"Pembicaraan ini mungkin lebih berkaitan dengan keamanan Arab Saudi dan melibatkan upaya Turki dan Pakistan untuk memaksa Iran mencapai kompromi," kata peneliti kebijakan luar negeri Arab Saudi, Umer Karim.
(blq/bac)