Siapa Calon Senator AS El Sayed yang Berani Balas Ocehan Gila Trump?
Abdul El Sayed menjadi kandidat senator Amerika Serikat untuk negara bagian Michigan dari Partai Demokrat.
El Sayed semakin menjadi sorotan setelah Presiden AS, Donald Trump, berulang kali melontarkan hinaan dan tuduhan terhadap dirinya. Namun, El Sayed tidak tinggal diam.
Ia justru menantang Trump untuk berhenti menyerang pribadinya dan mulai membahas program yang ditawarkannya kepada masyarakat Michigan.
El Sayed merupakan mantan pejabat kesehatan masyarakat yang lahir di Detroit, Michigan. Ia berasal dari keluarga imigran dengan ayah kelahiran Mesir dan ibu kelahiran AS.
Lihat Juga : |
Al Jazeera melaporkan bahwa politikus berusia 42 tahun itu memiliki latar belakang pendidikan yang kuat di bidang kesehatan masyarakat. Ia merupakan lulusan University of Michigan dan Columbia University di New York.
Ia juga pernah menempuh pendidikan di Oxford melalui beasiswa Rhodes, salah satu beasiswa akademik paling bergengsi di dunia.
Sebagai ahli epidemiologi, El Sayed pernah menjabat sebagai direktur layanan kesehatan masyarakat di Wayne County, wilayah yang mencakup Kota Detroit.
Dalam karier politiknya, El Sayed mengusung sejumlah kebijakan progresif. Salah satu program utamanya adalah Medicare for All, yaitu rencana untuk memperluas layanan kesehatan yang didanai pemerintah agar dapat diakses seluruh masyarakat AS.
Meski memiliki rekam jejak akademis dan pengalaman di bidang kesehatan masyarakat, El Sayed belum pernah menduduki jabatan publik melalui pemilihan umum. Pada 2018, ia pernah mencalonkan diri sebagai gubernur Michigan, tetapi kalah dalam pemilihan pendahuluan Partai Demokrat.
Namun, El Sayed kembali mendapatkan momentum politik setelah memenangkan pemilihan pendahuluan Partai Demokrat untuk memperebutkan kursi Senat AS dari Michigan pada Agustus.
Jika berhasil terpilih dalam pemilihan senator, ia akan mencatat sejarah sebagai senator Muslim pertama di AS.
Usai memenangkan pemilihan tersebut, El Sayed sempat menyinggung perjalanan keluarganya sebagai imigran dari Mesir.
"Jika bukan karena kebetulan sejarah yang memungkinkan ayah saya bermigrasi ke Detroit untuk kuliah di Wayne State University, saya mungkin sudah menjadi sopir taksi di Mesir, seperti sepupu-sepupu saya," ucapnya, seperti dikutip AFP.
Ia mengatakan kesempatan memperoleh pendidikan berkualitas di AS telah membentuk kehidupannya.
"Saya berkesempatan mengenyam pendidikan di sekolah negeri yang luar biasa dan universitas negeri yang hebat. Biaya pendidikan kedokteran saya juga ditanggung. Itulah yang diberikan Amerika kepada saya," lanjutnya.
Sosok kharismatik
El Sayed juga dikenal sebagai sosok karismatik dengan kemampuan komunikasi yang kuat. Ia terbukti piawai dalam kampanye yang menjadi pertarungan internal Partai Demokrat antara kubu moderat dan kubu berhaluan kiri seperti Bernie Sanders.
Lihat Juga :KILAS INTERNASIONAL Partai Arab Ogah Gabung Eisenkot sampai Ancaman Perang Baru AS-Iran |
Michigan sendiri merupakan wilayah penentu (swing state) dalam pemilihan umum di AS. Negara bagian yang memiliki basis pekerja industri manufaktur otomotif itu dimenangkan Trump dalam pemilihan presiden 2024.
Untuk memenangkan persaingan, El Sayed mengandalkan dukungan pemilih progresif yang tidak puas dengan pemerintahan Trump. Namun, ia juga berusaha memperluas basis dukungan melalui isu-isu mendasar yang menyentuh berbagai kelompok masyarakat.
Di sisi lain, pencalonannya menghadapi serangan politik dari Partai Republik.
Sejumlah tokoh Partai Republik berusaha menggambarkan El Sayed sebagai sosok ekstremis dengan menyoroti latar belakang Arab dan Muslimnya.