Warga Muslim di Amerika Serikat menyambut dengan penuh emosional saat Abdul El Sayed memenangkan pemilihan Senat di negara bagian Michigan dalam pemilu sela, Selasa (3/11).
Abdullah Memon, juru kampanye El Sayed dari California, mengaku terharu menyaksikan kemenangan calon Senator tersebut yang mencetak sejarah baru di Michigan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di pesta hasil pemilu, saya bukan orang yang emosional, tapi saya sedikit terharu. Melihat dia dan istrinya yang mengenakan hijab, dan keluarganya, mereka adalah Muslim Amerika seperti saya, dan itu membuat saya merasa bangga menjadi orang Amerika," ucapnya, seperti dikutip CBS News.
Saad Ijaz, pendukung serta juru kampanye El Sayed dari Washington DC, juga mengaku amat tersentuh atas kemenangan El Sayed.
"Saya kira kemarin adalah hari yang sangat menyentuh hati saat saya menyaksikan Abdul menyampaikan pidato kemenangannya. Adik laki-laki saya, yang berusia 13 tahun, sering diejek di sekolah. Untuk pertama kalinya, ia mengatakan kepada saya bahwa dia merasa ada harapan," kata Ijaz.
"Untuk pertama kalinya, seseorang yang memiliki keyakinan dan latar belakang serupa dengan saya, dapat mewakili komunitas saya tidak hanya di Michigan tetapi di seluruh negeri," lanjutnya.
Abdul El Sayed memenangkan pemilihan Senat di Michigan usai meraup sekitar 52,5 persen suara, mengalahkan rivalnya dari Partai Republik, Mike Rogers.
Ahli epidemiolog dan mantan pejabat kesehatan masyarakat tersebut menjadi Muslim pertama yang terpilih sebagai Senator di Michigan.
Meski belum ada hasil hitung resmi, penghitungan suara yang dilakukan berbagai media AS memproyeksi bahwa El Sayed mengamankan kursi Senat.
Kemenangan ini diraih setelah Presiden AS Donald Trump berulang kali mencoba menjegal El Sayed dengan menuduhnya pro terorisme.
Kemenangan ini juga terjadi setelah anggota Partai Demokrat Haley Stevens membelot dari partai dengan mendukung Mike Rogers.
(blq/rds)
