Pimpinan Partai Demokrat di DPR Amerika Serikat, Hakeem Jeffries, akan mencetak sejarah sebagai orang kulit hitam pertama yang menjadi ketua lembaga legislatif ini di pemerintahan Donald Trump.
Posisi itu bakal dipegang Jeffries usai "partai biru" dipastikan menguasai kursi Kongres menyusul hasil pemilihan umum sela pekan ini. Anggota Partai Demokrat merayakan kemenangan tersebut dengan meneriakkan slogan-slogan "ketua! ketua!"
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini bukan momen partisan. Ini adalah momen patriotik," kata Jeffries, dikutip AP News.
Jeffries mengatakan anggota DPR fraksi Demokrat memahami bahwa rakyat sangat ingin perubahan transformatif.
"Kami mendengar Anda. Kami akan bekerja keras untuk mewujudkan perubahan dramatis yang pantas Anda dapatkan," ungkap Jeffries.
Jeffries akan menghadapi pemungutan suara dalam Sidang Kongres pada 3 Januari. Jika dinominasikan dan terpilih, ini akan jadi pertama kalinya anggota parlemen kulit hitam memegang palu ketua DPR. Kemungkinan ini sangat terbuka lebar setelah Demokrat menang di pemilu sela.
Naiknya Jeffries di posisi tersebut juga akan jadi tonggak sejarah yang sudah dinantikan selama lebih dari 150 tahun. Jika berhasil, Jeffries akan mengambil alih jabatan Mike Johnson, ketua DPR sebelumnya yang berasal dari Partai Republik.
Jeffries merupakan politikus senior AS yang pernah menjabat Pemimpin Fraksi Minoritas Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Dia terpilih menjadi anggota DPR mewakili wilayah New York sejak 2013.
Pada 2023, dia terpilih menggantikan Nancy Pelosi sebagai pemimpin fraksi Demokrat di DPR. Ini sekaligus membuat Jeffries menjadi orang kulit hitam pertama dalam sejarah AS yang mempin partai besar di Kongres.
(isa/dna)

