Menurut pengamat politik Universitas Gadjah Mada, Arie Sudjito, Prabowo, dalam konteks demonstrasi besar 4 November, bisa menentukan jalannya demonstrasi tersebut.
"Kedatangan Presiden jelas sangat terkait dengan ketegangan menjelang demo besar di Jakarta. Jokowi tahu persis posisi Prabowo penting untuk meyakinkan kelompok-kelompok Islam yang keras," kata Arie Sudjito kepada CNNIndonesia.com, Senin (31/10).
Demo ini dimotori oleh sejumlah ormas Islam seperti Front Pembela Islam dan Forum Umat Islam. Tujuan aksi mereka adalah meminta aparat kepolisian untuk memproses Ahok secara hukum.
Arie mengatakan, Prabowo punya kemampuan menenangkan organisasi-organisasi Islam yang ikut serta dalam aksi demo tersebut. Pasalnya, pada Pemilu Presiden 2014, Prabowo Subianto memiliki hubungan dekat dengan sejumlah organisasi Islam.
"Prabowo diharapkan dapat menenangkan kelompok Islam itu, yang pernah berkoalisi dengannya saat Pilpres 2014," kata Arie.
Demo 4 November merupakan kelanjutan dari demo 12 September lalu yang juga dihadiri oleh ribuan orang. Rangkaian unjuk rasa itu adalah reaksi atas sikap Ahok beberapa waktu lalu yang mengutip ayat Alquran ketika berpidato di Kepulauan Seribu. Mereka menganggap Ahok melakukan penistaan terhadap agama Islam.
Demonstrasi 4 November diprediksi akan dihadiri lebih massa banyak ketimbang unjuk rasa sebelumnya. Polri pun bersiaga. Kapolri Jenderal Tito Karnavian bahkan sudah menginstruksikan Asisten Operasi Kapolri Inspektur Jenderal Unggung Cahyono untuk menarik pasukan Brigade Mobil (Brimob) dari sejumlah daerah menuju ke Polda Metro Jaya.