Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengatakan, dukungan terhadap Ahok menurun cukup drastis dari hasil survei yang telah dilakukan. Selama lima bulan terakhir, dukungan kepada Ahok turun sebesar 18,9 persen.
"Elektabilitas Ahok turun drastis tapi mereka (responden) puas dengan kinerja Ahok. Buat saya saat Ahok dihancurleburkan oleh isu penistaan agama Surat Al Maidah tapi ia cukup disukai dengan kinerjanya," ujarnya di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (24/11).
Lihat juga:LSI Prediksi Ahok Tak Lolos Putaran Pertama |
Survei yang dilakukan pada 15-22 November itu dilakukan dengan metode Multistage Random Sampling kepada 798 orang dari 800 responden yang direncakan. Sedangkan, margin of eror sekira 3,6 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Meski demikian, kepuasan masyarakat Jakarta terhadap kinerja Ahok sebagai gubernur sebanyak 69 persen.
Menurut Burhanuddin, kepuasan masyarakat terhadap kinerja petahana dapat membuat Ahok kembali dipilih. Namun akan menjadi serangan balik kepada Ahok jika masyarakat merasakan ketidakpuasan.
"Hal itu yang terjadi di tahun 2012, masyarakat yang suka kinerja Foke (Fauzi Bowo) hanya 40 persen sehingga membuat masyarakat memilih calon lain," ujarnya.