Direktur Eksekutif dan Riset Poltracking Indonesia, Hanta Yuda mengatakan, meskipun pasangan nomor urut satu berhasil mengungguli dua pasangan lainnya, namun persentase perolehan tersebut masih tipis, dengan selisih hanya sekitar empat persen dari pasangan Ahok-Djarot.
"Meskipun berhasil mengungguli dua pasangan lain, selisihnya sangat tipis, Ahok-Djarot mendapat persentase 22 persen, begitu juga dengan selisih Ahok-Djarot dan Anies-Sandi yang memperoleh 20,42 persen elektabilitas," kata Hanta di Pelataran Menteng, Jakarta Pusat, hari ini.
"Selain selisih yang memang sangat tipis, margin of error dari survei ini juga sekitar 2,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen," kata Hanta.
Sehingga, menurut Hanta temuan survei ini belum bisa memprediksi siapa pemenang Pilkada DKI 2017 mendatang. Hal ini terlihat dari selisih elektabilitas, margin of error, dan tingkat rasionalitas pemilih DKI Jakarta.
(yul)