Ahok berjalan menyusuri sebuah gang kecil di Jalan Manunggal Bakti. Dia menyapa warga sekaligus bertanya masalah yang kerap dihadapi.
Ahok menyatakan dia akan membuat TPU itu menjadi taman yang indah, sehingga bisa dimanfaatkan untuk bersantai warga di sore hari.
"Kuburan itu taman yang indah kalau bersih, orang (bisa) duduk-duduk. Makanya mesti dibuat kayak taman," kata Ahok usai kampanye.
Ahok berjanji akan menata ulang pemakaman itu dengan merapikan area tepinya dengan menanami bermacam-macam pohon. TPU itu juga akan dipasangi lampu sehingga tidak membuat orang takut saat melewatinya di malam hari.
Ahok menjelaskan, penyebab banjir adalah limpahan air dari Depok tak mampu ditampung oleh sungai tersebut. Untuk mengatasinya, ia akan memotong alur air dan dialihkan ke sungai yang lebih besar seperti Sungai Ciliwung dan Banjir Kanal Timur.
"Kami usahakan limpahan dari Depok itu ada saluran pembuang, jadi jangan buang beban ke sini. Kalau beban ke sini, enggak kuat menampungnya," kata Ahok.
Lihat juga:Makna Salam Dua Jari Ahok di Persidangan |
Ahok menyebut wilayah Kalisari ini merupakan sepertiga wilayah langganan banjir di Jakarta yang masih tersisa. Ahok mengklaim dua pertiga wilayah telah diselesaikan. (sur/yul)