Pengamat politik dari Universitas Padjajaran, Idil Akbar mengatakan dari sisi penampilan dan dinamika berdebat AHY menunjukkan performa yang cukup meyakinkan.
“Untuk ukuran seorang politisi pemula yang baru turun dan langsung berhadapan dalam arena pilkada sebesar DKI, saya menilai AHY tidak begitu mengecewakan penampilannya,” kata Idil kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (14/1).
Menurut Idil cara berkomunikasi, gerak, dan intonasi suara AHY menunjukkan kesiapannya menghadapi debat.
“Itu terlihat dari beberapa pertanyaan yang dilontarkan moderator maupun dari kandidat lainnya terlihat AHY tidak fokus dan bahkan mudah dibantah kembali,” ujar Idil.
Idil menambahkan, program-program yang dicanangkan oleh pasangan AHY-Sylvi ini juga banyak yang dimentahkan oleh kandidat lainnya. “Kematangan substansi saya kira perlu lebih terukur dan clear sehingga tidak mudah untuk dimentahkan oleh kandidat lainnya atau menciptakan pertanyaan lain atas Program yang dicanangkan. Itu menjadi catatan penting untuk AHY,” tuturnya.
Lihat juga:SBY Beri Tiga Pesan untuk Agus Sebelum Debat |
Hal tersebut, ujar Muradi, mengindikasikan bahwa AHY tidak cukup mendalami apa yang menjadi programnya. “Jadi terkesan bombastis dan mengarah ke retoris semata,” ucap Muradi.
Lihat juga:Pengamat: Debat Belum Mengubah Pilihan Warga |
Ketiga, lanjut Muradi, AHY tampak ragu-ragu dan menghindar saat pertanyaan terakhir terkait dengan kesiapan atau komitmen untuk tidak maju pada pilpres 2019.
“Saya membacanya lebih pada keraguan yang bersangkutan atas komitmen yang mau dia bangun untuk memimpin Jakarta,” ujarnya.