Tina yang menjadi moderator pada debat jilid dua yang berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Jumat (27/1) itu mengungkapkan, semangat para pendukung yang begitu berapi-api mengakibatkan mereka sering kali melanggar tata tertib.
Karena itu, dirinya harus berkali-kali mengingatkan para pendukung untuk tetap tenang.
Berbeda dengan Tina, pasangan moderatornya, Eko Prasojo tampaknya justru tidak terlalu ambil pusing dengan pelanggaran-pelanggaran yang terjadi saat debat.
Yang menarik, pengalaman jadi moderator untuk pertama kalinya ternyata membuat guru besar Departemen Ilmu Administrasi Fakultas Ilmu Politik dan Sosial Universitas Indonesia ini sedikit kelelahan.
Memang sejak pertama kali ditawari menjadi moderator oleh Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta, Eko mengaku tidak terlalu percaya. Saat tahu akan dipasangkan dengan Tina, ia jadi dapat kesempatan buat belajar.
"Alhamdulillah, akhirnya saya bisa menyelesaikan tugas amat berat ini," ujarnya kepada awak media.