"Namanya minggu tenang, sudah tidak ada kegiatan yang memicu sentimen, mempengaruhi publik," kata Wiranto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (3/2).
Berdasarkan informasi yang diterima dari pihak kepolisian, sejumlah ormas keagamaan yang tersebar di 15 kota akan menggelar aksi di kota masing-masing selama tiga hari masa tenang itu.
Ormas di Jakarta dikabarkan akan long march dari Jalan Sudirman ke Jalan MH Thamrin pada Sabtu (11/2), dilanjutkan acara salat subuh berjamaah pada Minggu (12/2) dan Rabu (15/2).
Menanggapi rencana ini, Wiranto menyarankan agar masyarakat terutama pemilik hak suara benar-benar memanfaatkan masa tenang untuk berpikir jernih sebelum menentukan pilihan.
"Masyarakat pemilih diharapkan bisa melakukan kontemplasi untuk memilih yang terbaik. Nah itu gunanya minggu tenang," kata mantan Ketua Umum Partai Hanura ini.
"Kami kembali menegaskan, itu masa tenang. Kami imbau jangan melakukan tindakan yang mengganggu masyarakat terutama di masa tenang itu," kata Boy.