Pembicaraan itu terjadi saat Sandiaga dan calon gubernur Anies Baswedan bertamu ke rumah Ical di Jakarta, Jumat (3/2) kemarin.
"Dia mengingatkan jangan sampai ada riak karena para pengusaha akan menunda inveatasi kalau ada ketidakpastian politik," ujar Sandiaga kepada pewarta, usai pertemuan tersebut.
Ical, kata Sandiaga, juga menyampaikan bahwa industri yang bakal akan terus berkembang di Jakarta merupakan bisnis di bidang nonmanufaktur, jasa dan yang berbasis digital.
Selain itu, Sandiaga mengklaim Ical menilai program penciptaan lapangan kerja melalui wirausaha baru atau lebih dikenal dengan One Kecamatan One Center Enterpreneurship (OK OCE) relevan untuk Jakarta.
"Dia bilang akan lebih baik jika itu didukung oleh pemerintah. Keberpihakan itu pasti akan berdampak langsung dan membuka peluang usaha bagi pengusaha pemula," ujarnya.
Sandiaga membantah jika Ical secara langsung memberikan dukungannya kepada dia dan Anies di Pilkada DKI Jakarta. Namun Ical, kata dia mendukung programnya yang menyentuh sektor ekonomi.
"Menurut pandangan dia, belum pernah ada calon kepala daerah yang bicara kewirausahaan," kata Sandiaga.
Selain Anies-Sandi, Jumat malam kemarin, Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto juga bertamu ke rumah Ical. Hanya, Prabowo bertemu terlebih dulu sebelum Anies-Sandi menyambangi kediaman Ketua Dewan Pembina Golkar tersebut. (abm)